Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Rekomendasi Tekstur MPASI Terbaik untuk Bayi 9 bulan Versi IDAI, Jangan Salah Beri Makan Anak

Elin Restiyani • Senin, 8 Desember 2025 | 17:15 WIB
Ilustrasi bayi mpasi
Ilustrasi bayi mpasi

Jawa Pos Radar Madiun - Melansir laman IDAI, bayi 9 bulan sudah bisa makan makanan bertekstur agak kasar.

Bunda hanya perlu memblender makanan tanpa perlu disaring lagi.

Jadi, teksturnya masih sedikit halus tapi terlihat ada grinjil-grinjilnya. Contohnya bubur nasi kasar, nasi tim lembek, atau sayuran yang sudah dihaluskan tapi tidak seencer puree.

Kenapa tekstur MPASI 9 bulan harus dinaikkan?

Di usia 9 bulan, bayi tidak cukup hanya dengan puree atau bubur halus. Mengenal tekstur baru yang lebih kasar mencegah anak mengalami kesulitan mencoba makanan baru seiring usianya.

Di usia ini, bayi sudah dapat menggigit makanan lebih keras seiring dengan tumbuhnya gigi.

Langkah ini membantu bayi belajar mengunyah, menggerakkan makanan di mulut, dan menelan dengan baik.

Di awal mungkin si Kecil belum terbiasa sehingga bisa saja menolak makan. Namun, Bunda perlu bersabar karena ia juga perlu beradaptasi dengan tekstur barunya.

Naik tekstur makanan bayi 9 bulan perlu dilakukan perlahan, berikut tips yang bisa Bunda coba.

1. Pertimbangkan Kesiapan Bayi

Sebelum naik tekstur, perhatikan dulu apakah si Kecil benar-benar siap makan makanan baru.
Kesiapan si Kecil bisa dilihat dari apakah ia sudah mampu menelan makanan halus dengan lancar.

Lihat juga apakah si Kecil sudah mulai tidak tertarik dengan tekstur makanan yang encer, serta apakah ia menunjukkan gerakan mengunyah menggunakan giginya.

2. Berikan Porsi Kecil Dulu

Bunda bisa berikan tekstur makanan bayi 9 bulan yang baru secara perlahan.

Setiap kali memperkenalkan makanan baru, mulailah dengan porsi kecil (sekitar 1–2 sendok teh) agar bayi bisa beradaptasi dengan rasa dan tekstur yang berbeda.

Perhatikan reaksinya, apakah ia tampak nyaman dengan tekstur tersebut atau tidak. Bunda juga bisa coba berikan cemilan bayi yang mengikuti tekstur baru ini.

3. Kenalkan Melalui Makanan Favoritnya

Tambahkan tekstur pada makanan yang sudah disukai, misalnya puree pisang dicampur potongan kecil wortel kukus.

Mulailah dengan menambahkan sedikit tekstur pada makanan yang sudah disukai si Kecil.

4. Kombinasikan Tekstur

Coba juga menggabungkan makanan dengan tekstur berbeda dalam satu hidangan. Misalnya, tambahkan puree sayuran lembut ke dalam bubur nasi kasar atau lauk lembut seperti tahu.

5. Jangan Memaksa si Kecil

Mengenalkan dan menaikkan tekstur makanan bayi 9 bulan yang baru memang tidak mudah. Oleh karena itu, pastikan Bunda tetap sabar dan konsisten mencobanya.

Mengenalkan tekstur makanan bayi 9 bulan mungkin perlu beberapa kali percobaan sampai si Kecil benar-benar terbiasa.

Oleh karena itu, Bunda tidak perlu memaksa si Kecil menghabiskan makanannya. Naikkan tekstur MPASI baru secara perlahan sesuai respons si Kecil.

Perlu beberapa kali percobaan sampai si Kecil terbiasa. Biarkan proses berlangsung perlahan sesuai respons bayi.

Berikut rekomendasi menu MPASI harian untuk bayi 9 bulan yang bergizi seimbang dan mudah dicerna.

Pagi: Nasi tim ayam lele cincang dan sawi

Snack pagi: Potongan kecil pisang kukus

Siang: Nasi tim ikan tuna telur puyuh

Snack sore: Bubur kacang hijau kental dan potongan apel kukus lembut

Malam: Tim kentang telur

Bunda juga sudah bisa memperkenalkan finger food sebagai cemilan tambahan, seperti potongan kentang rebus, stik wortel kukus, atau biskuit bayi yang mudah lumer di mulut.

Selain bagian dari MPASI bernutrisi, makanan ini membantu melatih kemampuan mengunyah dan koordinasi tangan-mulut si Kecil.

Bagaimana jika bayi muntah saat coba tekstur baru?

Tenang saja, hal ini normal terjadi, Bun. Gerakan mendorong makanan keluar dari mulut adalah refleks alami yang membantu bayi belajar mengunyah dan menelan dengan aman.

Seiring waktu, kemampuan ini akan berkembang dengan sendirinya.

Ulangi dengan porsi kecil dan tekstur yang sedikit lebih halus. Kemudian, tingkatkan tekstur makanan bayi 9 bulan secara bertahap.

Tetaplah sabar dan terus kenalkan berbagai tekstur makanan agar si kecil makin terbiasa dan percaya diri saat makan.

Jangan lupa untuk selalu awasi bayi saat makan untuk mencegah tersedak. (eln)

Editor : Mizan Ahsani
#9 Bulan #tekstur MPASI #anak #bayi #makanan