Jawa Pos Radar Madiun - Tumbler Ecentio dikenal bukan hanya karena desainnya yang aesthetic, tetapi juga pilihan jenis tutupnya yang memengaruhi kenyamanan penggunaan.
Dua varian yang paling sering dibandingkan adalah Flip Top dan Straw Top.
Sekilas terlihat sepele, tetapi perbedaan mekanisme tutup ini sangat menentukan apakah tumbler lebih aman dimasukkan ke tas, lebih praktis dipakai saat bekerja, atau lebih cocok untuk minuman panas maupun dingin.
Tumbler Ecentio dengan tutup flip top dirancang untuk pengguna yang banyak bergerak dan sering membawa botol di dalam tas.
Mekanisme tutupnya menutup mulut botol secara rapat dengan bantuan seal silikon yang tebal, sehingga risiko bocor bisa ditekan seminimal mungkin.
Berbeda dengan flip top, tumbler Ecentio straw top lebih menonjolkan kepraktisan.
Sedotan memungkinkan pengguna minum tanpa perlu memiringkan botol, menjadikannya sangat nyaman digunakan saat bekerja di depan laptop, belajar, olahraga ringan, atau bahkan saat menyetir.
Straw top juga memberi aliran minum yang lebih stabil dan terkontrol. Untuk minuman dingin seperti infused water, es teh, atau jus, pengalaman minumnya terasa lebih santai dan tidak terburu-buru.
Bagi pengguna yang sering memakai lipstik, straw top juga lebih ramah karena tidak bersentuhan langsung dengan bibir botol.
Meski demikian, straw top memiliki titik lemah yang perlu diperhatikan.
Area sedotan menjadi bagian paling rentan terhadap kebocoran, terutama jika botol terguling di dalam tas. Walaupun sudah dilengkapi seal, risiko bocor tetap lebih besar dibanding flip top.
Selain itu, perawatannya membutuhkan perhatian ekstra. Sedotan dan celah kecil pada tutup harus dibersihkan secara rutin agar tidak menjadi tempat menumpuknya sisa minuman.
Straw top juga tidak ideal untuk minuman panas karena uap panas yang naik melalui sedotan bisa berisiko melukai mulut. (cor)
Editor : Andi Chorniawan