Jawa Pos Radar Madiun - Kabar kurang menyenangkan datang bagi Anda pengguna setia aplikasi Facebook Messenger di perangkat komputer.
Raksasa teknologi Meta akhirnya resmi mengetuk palu untuk menutup layanan aplikasi Messenger Desktop baik untuk pengguna Mac maupun Windows pada akhir tahun 2025 ini.
Langkah ini memaksa pengguna yang terbiasa chatting melalui aplikasi mandiri (standalone) harus kembali ke cara lama, yakni mengakses layanan pesan instan tersebut melalui situs web Facebook atau peramban (browser).
Keputusan ini sebenarnya sudah diprediksi sejak Oktober lalu, di mana Meta mulai memberikan sinyal kuat akan penghentian dukungan terhadap aplikasi yang pertama kali meledak popularitasnya saat awal pandemi COVID-19 tersebut.
Alasan utama di balik "suntik mati" aplikasi ini disinyalir karena ketidakmampuannya bersaing dengan platform konferensi video raksasa lainnya.
Dilansir dari Tech Crunch, meski sempat menjadi andalan saat era work from home, Messenger Desktop dinilai kalah fitur dibandingkan Zoom atau Microsoft Teams yang lebih berorientasi bisnis.
Baca Juga: Instagram Reels 20 Menit Resmi Rilis! Algoritma IG Tetap Pilih Video Pendek? Ini Alasannya
Keterbatasan jumlah peserta panggilan video, serta absennya fitur krusial seperti berbagi layar (screen sharing) dan kemudahan berbagi tautan rapat, membuat aplikasi ini perlahan ditinggalkan.
Selain itu, Meta tampaknya ingin mengubah strategi dengan mengembalikan integrasi Messenger langsung ke dalam aplikasi induk Facebook, sebuah langkah yang dinilai sebagai upaya untuk mendongkrak kembali engagement jejaring sosial Facebook yang mulai menua.
Dari sisi teknis, aplikasi ini memang kerap menuai kritik.
Pengguna Mac sering mengeluhkan performa aplikasi yang dibangun menggunakan teknologi Catalyst (teknologi pembawa aplikasi iPad ke Mac) yang terasa tidak menyatu dengan sistem operasi macOS.
Sementara di Windows, perubahan menjadi aplikasi jaringan progresif (PWA) juga tidak banyak membantu menahan penurunan minat pengguna.
Sebelum akses benar-benar ditutup total dalam beberapa hari ke depan, Meta sangat menyarankan pengguna untuk segera mengatur PIN keamanan.
Langkah ini krusial guna memastikan riwayat percakapan (chat history) tersinkronisasi dan tersimpan aman saat Anda beralih sepenuhnya ke versi web.
Bagi pengguna yang tidak memiliki akun Facebook, jangan khawatir, Anda tetap bisa mengakses pesan melalui situs Messenger.com. (gar)
Editor : Tegar Rukmana