Jawa Pos Radar Madiun - Bulan Desember seringkali menjadi momen yang menggoda untuk berbelanja gadget. Tunjangan akhir tahun cair, ditambah banyaknya promo cuci gudang toko elektronik, membuat iPhone 16e (yang dirilis awal 2025) terlihat sangat menarik untuk dipinang.
Apalagi, harganya dipastikan sudah terkoreksi alias lebih murah dibanding saat peluncuran.
Namun, sebelum Anda menekan tombol "Beli", ada baiknya Anda mempertimbangkan satu hal penting: penerusnya, iPhone 17e, sudah di depan mata.
Berdasarkan siklus rilis Apple dan bocoran terbaru, iPhone 17e diprediksi hadir pada Musim Semi (sekitar Maret-April) 2026.
Artinya, hanya dengan menunda pembelian sekitar 3 hingga 4 bulan, Anda bisa mendapatkan perangkat yang jauh lebih superior. Mengapa menunggu lebih disarankan?
1. Perbedaan Performa yang Jomplang
iPhone 16e menggunakan chipset A18 versi "lite".
Sementara itu, bocoran menyebutkan iPhone 17e akan melompat menggunakan Chip A19, otak yang sama dengan iPhone 17 seri utama.
Dalam jangka panjang (pemakaian 3-4 tahun), Chip A19 akan lebih tahan lama dalam menerima update iOS dan menjalankan aplikasi berat di masa depan.
Membeli iPhone 16e sekarang berarti Anda membeli teknologi yang sudah "tertinggal" satu generasi.
2. Fitur MagSafe
Seperti dibahas sebelumnya, iPhone 16e tidak memiliki magnet MagSafe.
Jika Anda membelinya sekarang, Anda selamanya tidak akan bisa menikmati ekosistem aksesori magnetik Apple yang praktis itu.
Sebaliknya, iPhone 17e dipastikan membawa fitur ini kembali. Menunggu sebentar berarti Anda mendapatkan fitur yang membuat hidup lebih mudah.
3. Harga Jual Kembali (Resale Value)
Ponsel dengan fitur yang "disunat" (seperti tanpa MagSafe) biasanya memiliki harga jual kembali yang jatuh lebih cepat.
iPhone 17e yang lebih lengkap fiturnya diprediksi akan memiliki nilai jual kembali yang lebih stabil di masa depan.
Jadi, secara hitungan ekonomi, menunggu iPhone 17e adalah investasi yang lebih cerdas. (gar)
Editor : Tegar Rukmana