Jawa Pos Radar Madiun - Drone dengan gimbal kini tidak lagi identik dengan harga mahal dan penggunaan profesional.
Hingga penghujung 2025, drone entry level sudah banyak dibekali gimbal mekanis yang mampu menghasilkan video udara stabil, halus, dan nyaman ditonton.
Inilah alasan mengapa drone gimbal menjadi pilihan utama bagi pemula dan konten kreator yang ingin meningkatkan kualitas visual tanpa harus masuk ke kelas drone profesional.
Gimbal 3-axis yang digunakan mampu menghasilkan rekaman sangat stabil, sementara sistem GPS dan kontrol khas DJI membuat drone mudah dikendalikan bahkan oleh pemula.
Bagi pengguna yang menginginkan kualitas lebih tinggi, DJI Mini 3 dan Mini 3 Pro menghadirkan peningkatan signifikan.
Kamera 4K yang lebih tajam, performa lebih baik di kondisi cahaya rendah, serta waktu terbang yang lebih panjang menjadikan seri ini favorit konten kreator pemula hingga menengah.
Mini 3 Pro bahkan sudah dilengkapi sensor penghindar rintangan, fitur yang jarang ditemukan di kelas entry-level.
Alternatif Drone Gimbal Entry-Level di Luar DJI
Selain DJI, beberapa merek lain mulai menawarkan drone entry-level dengan gimbal yang cukup kompetitif.
FIMI X8 Mini, misalnya, hadir dengan gimbal 3-axis dan kamera 4K dalam bodi yang tetap ringkas.
Drone ini kerap dipilih pengguna yang ingin kualitas stabilisasi mendekati DJI dengan harga lebih terjangkau.
Autel EVO Nano dan Nano+ juga menjadi alternatif menarik, terutama saat tersedia promo.
Kualitas kameranya dikenal baik dengan reproduksi warna yang natural, serta gimbal yang mampu menjaga kestabilan video untuk kebutuhan konten udara. (cor)
Editor : Andi Chorniawan