Jawa Pos Radar Madiun – Wuling menggebrak pasar otomotif tanah air dengan menghadirkan solusi mobilitas keluarga yang adaptif.
Melalui Wuling Cortez Darion, pabrikan asal Tiongkok ini menawarkan pendekatan teknologi elektrifikasi yang fleksibel lewat varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Mobil ini hadir sebagai jawaban bagi konsumen yang menginginkan sensasi berkendara mobil listrik murni, namun masih memiliki kekhawatiran terkait jarak tempuh (range anxiety) saat perjalanan jauh.
Baca Juga: Cuan Investor Semakin Besar: Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Meroket, UBS Tembus Rp 3 Juta per Gram
Platform Canggih WFMS dan LING Power
Fondasi utama ketangguhan Darion PHEV terletak pada penggunaan platform Wonder Flexible Modular System (WFMS).
Platform global ini dirancang modular untuk menopang berbagai jenis penggerak, mulai dari mesin konvensional, hybrid, hingga listrik murni, dengan fokus pada efisiensi dan kenyamanan.
Di sektor dapur pacu, Darion mengadopsi teknologi LING Power.
Sistem ini memadukan mesin bensin khusus hybrid dengan efisiensi termal tinggi mencapai 43,2 persen, serta motor listrik berteknologi tinggi yang diklaim memiliki efisiensi 96,8 persen.
Kinerja keduanya disalurkan melalui Dedicated Hybrid Transmission (DHT) yang telah teruji durabilitasnya.
Bisa Ngecas di SPKLU
Keunggulan utama Darion PHEV dibandingkan hybrid konvensional adalah kapasitas baterainya yang besar dan kemampuan pengisian daya eksternal.
Mengusung Magic Battery Pro berkapasitas 20,5 kWh, mobil ini diklaim mampu melaju hingga 125 km dalam mode listrik murni (standar CLTC).
Menariknya, Darion PHEV sudah mendukung pengisian daya cepat (fast charging) arus DC dengan soket CCS2, standar yang umum digunakan di SPKLU Indonesia.
Berdasarkan pengujian pengisian daya dari posisi 29 persen hingga 80 persen, waktu yang dibutuhkan hanya sekitar 30 menit.
Total biaya listrik yang dikeluarkan untuk pengisian hingga penuh dalam pengujian tersebut hanya berkisar Rp 41.534.
Baca Juga: Hasil Al Nassr vs Al Taawoun di Liga Arab Saudi Tadi Malam: Gol Cristiano Ronaldo Dianulir
Irit dan Senyap
Dalam penggunaan riil di dalam kota Jakarta sejauh 50 km dengan mode EV First, Darion PHEV mampu beroperasi layaknya mobil listrik murni tanpa menyalakan mesin bensin sama sekali.
Konsumsi energinya tercatat sangat efisien, yakni 15,2 kWh per 100 km atau setara 6,57 km per kWh.
Fitur Energy Mode seperti EV First dan EV Max memberikan keleluasaan bagi pengemudi untuk memprioritaskan penggunaan baterai hingga level tertentu sebelum mesin bensin mengambil alih.
Secara keseluruhan, Wuling Cortez Darion PHEV menawarkan paket lengkap.
Efisiensi biaya harian ala mobil listrik, kenyamanan kabin yang senyap, serta fleksibilitas jarak tempuh tanpa batas berkat mesin bensin cadangan. (naz)
Editor : Mizan Ahsani