Jawa Pos Radar Madiun - Baca Komik One Piece 1173 RAW membuka babak serangan balik raksasa Elbaph dan Bajak Laut Topi Jerami di Elbaph.
Desa Barat Elbah berubah menjadi medan perang setelah Dorry, Brogy, dan para raksasa yang terkena efek Domi Reversi menyerang tanpa ampun.
Di tengah kekacauan itu, Roronoa Zoro muncul dengan cara yang tidak biasa.
Alih-alih bertarung dari tanah, Zoro memilih melompat dari kepala ke kepala para raksasa.
Zoro menghitung posisi agar dirinya tidak terkunci dalam kepungan, sekaligus menghindari pengaruh langsung dari Domi Reversi yang membuat para raksasa kehilangan kendali.
Baca komik One Piece 1173 RAW dibuka dengan penampilan Dorry, Brogy, serta barisan raksasa Domi Reversi yang menggempur Desa Barat.
Mereka bergerak seperti pasukan penghancur, dan desa yang sebelumnya menjadi simbol kebanggaan Elbaph mendadak berubah menjadi zona kematian.
Aksi Gila Zoro Lompat di Atas Kepala Raksasa
Saat situasi semakin kacau, Zoro langsung membaca kondisi. Dia menyadari jika bertarung di bawah, maka mudah dikepung raksasa, kehilangan ruang gerak, dan berisiko terkena efek Domi Reversi.
Karena itu, Zoro melompat-lompat di atas kepala raksasa, bergerak cepat seperti bayangan, memanfaatkan tinggi tubuh para raksasa sebagai “panggung”.
Teknik Santoryu Ogi Rokudou no Tsuji
Puncak aksi terjadi ketika Zoro berhasil mencapai titik paling tengah dari kelompok raksasa Domi Reversi.
Di momen itu, ia melompat lebih tinggi lagi. Saat tubuhnya terbang melayang, tangan kanan Monkey D Luffy itu melancarkan jurus Santoryu ogi: Rokudou no Tsuji.
Artinya, Teknik Rahasia Gaya Tiga Pedang: Persimpangan Enam Jalan.
Berdasarkan gambar baca komik One Piece 1173 RAW, serangan tersebut terasa seperti eksekusi.
Bukan tebasan satu arah, tapi serangan melingkar yang membuat raksasa-raksasa Domi Reversi terkena tebasan secara brutal.
Aksi Zoro belum selesai. Dorry dan Brogy menyerangnya secara bersamaan.
Dua legenda Elbaph itu menghantam dengan kekuatan yang selama ini dikenal mampu membelah apapun.
Namun Zoro tidak panik. Alih-alih menahan, Zoro memakai pedangnya sebagai tumpuan dan melontarkan dirinya keluar dari jalur serangan.
Gerakannya cepat, presisi, dan terlihat seperti memanfaatkan momentum untuk kabur di detik terakhir.
Dorry dan Brogy Malah Saling Serang
Yang membuat situasi makin gila adalah kelanjutannya. Karena Zoro keluar dari jalur serangan, Dorry dan Brogy akhirnya saling menghantam dengan senjata mereka sendiri.
Para raksasa yang berada di Desa Barat Elbaph terperangah melihatnya. Mereka pun mengakui kehebatan orang nomor dua Yonko Topi Jerami. (cor)
Editor : Andi Chorniawan