Jawa Pos Radar Madiun - Mudik Lebaran sudah menjadi tradisi tahunan yang paling dinanti. Namun, perjalanan panjang menuju kampung halaman sering kali membuat konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) membengkak dan menjadi pengeluaran terbesar.
Apalagi jika rute yang dilewati padat merayap. Jika tidak disiasati, anggaran liburan bisa habis hanya untuk ongkos bensin. Agar perjalanan mudik Lebaran 2026 tetap nyaman tanpa menguras isi dompet, berikut adalah tujuh strategi cerdas menghemat BBM yang bisa langsung Anda terapkan:
1. Servis Kendaraan dan Cek Tekanan BanMesin yang tidak terawat membuat pembakaran tidak efisien. Sebelum berangkat, pastikan kendaraan dalam kondisi prima dengan mengganti oli dan membersihkan filter udara. Selain itu, pastikan tekanan ban sesuai dengan standar pabrikan. Ban yang kurang angin akan memperbesar gaya gesek dengan jalan, sehingga mesin harus bekerja lebih keras dan boros bahan bakar.
2. Rencanakan Rute untuk Hindari MacetKendaraan yang sering stop and go di tengah kemacetan akan meminum lebih banyak BBM. Gunakan aplikasi navigasi untuk memantau lalu lintas secara real-time dan mencari jalur alternatif. Pertimbangkan juga lewat jalan tol yang memungkinkan kendaraan melaju dengan kecepatan konstan, serta hindari berangkat pada puncak arus mudik.
Baca Juga: Mudik Gratis PLN 2026: Cek Jadwal, Syarat, dan Cara Daftar melalui Aplikasi PLN Mobile
3. Terapkan Teknik Eco-DrivingGaya mengemudi agresif seperti sering mengerem mendadak dan menginjak pedal gas terlalu dalam sangat menguras bahan bakar. Berkendaralah secara halus, jaga putaran mesin (RPM) tetap stabil, dan manfaatkan fitur cruise control jika melintas di jalan bebas hambatan. Jika mobil Anda memiliki fitur eco mode, pastikan fitur tersebut aktif.
4. Hindari Muatan Berlebih (Overload)Semakin berat beban kendaraan, semakin besar pula tenaga dan BBM yang dibutuhkan. Bawalah barang yang benar-benar esensial. Sebisa mungkin hindari penggunaan roof box atau rak atap jika tidak terpaksa, karena aksesori ini akan meningkatkan hambatan angin dan memaksa mesin bekerja lebih ekstra.
Baca Juga: Mudik Gratis BUMN dan Pelindo 2026 Resmi Dibuka, Cek Syarat, Jadwal, dan Rute Lengkapnya
5. Gunakan BBM Sesuai Spesifikasi MesinJangan tergoda menggunakan BBM dengan nilai oktan lebih rendah demi harga murah. Hal ini justru membuat pembakaran di ruang mesin tidak sempurna, menurunkan performa, dan pada akhirnya membuat bensin lebih cepat habis. Selalu gunakan BBM yang direkomendasikan pada buku panduan kendaraan Anda.
6. Gunakan AC Secara BijakMenyalakan AC dengan suhu paling dingin dan embusan kipas maksimal dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar hingga 10 persen. Atur suhu AC secukupnya. Jika sedang melintasi daerah pegunungan yang sejuk atau sedang beristirahat, mematikan AC dan membuka sedikit kaca bisa menjadi opsi untuk mengistirahatkan kompresor.
Baca Juga: Besok! Mudik Gratis Jasa Marga 2026 Resmi Dibuka, Simak Jadwal, Rute, dan Syarat Lengkapnya
7. Matikan Mesin Saat Berhenti Lama dan Manfaatkan PromoHindari membiarkan mesin menyala (idling) saat berhenti lama, seperti ketika mengantre panjang atau beristirahat di rest area. Matikan mesin untuk mencegah terbuangnya BBM secara sia-sia. Selain itu, Anda juga bisa menekan anggaran dengan memanfaatkan program loyalitas atau promo cashback yang sering ditawarkan oleh aplikasi SPBU resmi. (*)
*Sayiddil Akbar, Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura