Jawa Pos Radar Madiun – Meskipun suasana Idul Adha cenderung lebih sederhana dibanding Idul Fitri, bukan berarti penampilan bisa diabaikan.
Idul Adha tetap menjadi momen spesial untuk berkumpul bersama keluarga besar, salat Id, hingga memasak daging kurban bersama.
Bagi kamu yang berhijab, memilih jilbab yang nyaman dan tepat sangat penting.
Supaya tetap tampil percaya diri tanpa harus merasa gerah atau repot seharian.
Berikut tips memilih hijab yang cocok untuk lebaran Idul Adha.
1. Pilih Bahan yang Adem dan Ringan
Saat beraktivitas di luar ruangan atau dekat api saat bakar sate, bahan hijab menjadi hal utama yang harus diperhatikan.
Pilihlah bahan hijab adem seperti voal, katun, atau polycotton premium. Bahan ini ringan, tidak bikin gerah, dan tetap rapi meski digunakan dalam waktu lama.
Hindari bahan satin atau silk jika kamu mudah berkeringat, karena bisa terasa panas dan licin saat dipakai.
2. Sesuaikan dengan Warna dan Motif Baju
Tampilan harmonis bisa didapat jika kamu menyesuaikan warna hijab dengan baju lebaran.
Jika outfit bermotif, padukan dengan hijab polos berwarna netral atau senada.
Jika baju polos, kamu bisa tampil lebih glamor dengan hijab bermotif halus, atau tekstur satin ringan untuk kesan mewah yang tidak berlebihan.
3. Perhatikan Serat dan Tekstur Kain
Hijab yang ideal untuk Idul Adha sebaiknya memiliki serat kain kecil dan tekstur halus.
Hal ini akan mempermudahmu saat mengatur hijab dan membuat tampilan tetap rapi tanpa harus bolak-balik membenahi posisi kain.
Tekstur yang lembut juga lebih nyaman di kulit wajah, apalagi saat digunakan sejak pagi.
4. Pastikan Hijab Tahan Lama dan Tidak Mudah Berbulu
Jika ingin hijab lebaranmu bisa digunakan kembali di lain waktu, pilihlah bahan yang tidak mudah berbulu atau kusam setelah dicuci.
Hijab dengan kualitas bagus akan lebih awet, tetap cantik, dan bisa kamu kenakan untuk acara lain setelah Idul Adha.
Investasi pada hijab yang tahan lama lebih hemat daripada membeli produk murah tapi cepat rusak. (dew/cor)
Editor : Andi Chorniawan