Jawa Pos Radar Madiun - DJI kembali mengguncang pasar kamera aksi dengan meluncurkan DJI Osmo Action 6, action camera pertama di dunia yang dibekali variable aperture f/2–4.
Teknologi ini menjadi lompatan besar bagi industri kamera aksi karena menawarkan fleksibilitas cahaya dan kontrol depth of field yang sebelumnya tidak pernah tersedia pada perangkat sekelasnya.
Diperkuat dengan sensor baru berformat Type 1/1.1, Osmo Action 6 diklaim menghasilkan kualitas gambar terbaik sepanjang sejarah lini Osmo Action.
Baca Juga: Kamera Full-Frame Cuma Rp 1 Jutaan? Kodak Snapic A1 Tawarkan Fitur Digital di Film Analog
Dikenal sebagai pemimpin industri drone, DJI dalam beberapa tahun terakhir terus memperluas inovasi ke perangkat handheld dan action cam.
Setelah sukses dengan Osmo Pocket dan Osmo Action 360, kehadiran Osmo Action 6 menjadi pembuktian bahwa DJI semakin serius menghadirkan pengalaman imaging profesional dalam perangkat berukuran ringkas dan tahan banting.
Fitur aperture variabel menjadi sorotan utama.
Bukaan f/2 memberi peningkatan signifikan pada performa low-light, sementara f/4 memberi kontrol ketajaman yang lebih presisi.
Ketika dikombinasikan dengan aksesori Macro Lens, kamera ini mampu menurunkan jarak fokus minimum dari 35 cm menjadi hanya 11 cm.
Hasilnya, kreator dapat memotret close-up makanan, serangga, detail kecil, atau objek kreatif lainnya dengan kedalaman bokeh yang memukau.
Pembaruan juga datang dari sensor baru Type 1/1.1 CMOS dengan ukuran piksel 2.4 μm dan dynamic range hingga 13.5 stops.
Kombinasi ini meningkatkan detail, ketajaman, dan performa warna dalam kondisi terang maupun minim cahaya.
Kemampuan videonya juga mengalami peningkatan besar melalui dukungan 4K 120fps rasio 4:3, 10-bit D-Log M, SuperNight Mode, dan mode 4K Custom yang memungkinkan kreator merekam dalam format lebar untuk kebutuhan crop berbagai jenis konten, termasuk video vertikal.
Untuk kebutuhan slow motion ekstrem, Osmo Action 6 menawarkan output 1080p960 interpolated, memberikan efek slow-motion hingga 32x pada 1080p30.
Stabilisasi juga hadir lebih agresif melalui RockSteady 3.0 untuk aksi ekstrem dan HorizonSteady yang menjaga horizon tetap lurus meski kamera berputar penuh.
Tersedia pula hingga 2x lossless zoom dan enam preset film look untuk mempercepat workflow penciptaan konten.
Aspek audio tidak kalah diperhatikan. Osmo Action 6 kompatibel dengan DJI Mic 2, DJI Mic 3, dan DJI Mic Mini, serta membawa konfigurasi 3-mic array internal yang dapat menangkap dua sumber suara sekaligus ketika digunakan dengan mikrofon eksternal.
Sebagai kamera aksi, ketahanannya pun ditingkatkan melalui rating IP68, kemampuan menyelam hingga 60 meter dengan dive case, water pressure gauge, serta ketahanan suhu ekstrem hingga –20°C.
Untuk daya, DJI membekali kamera ini dengan baterai yang mampu bertahan hingga 4 jam pemakaian dan memori internal 50GB plus slot microSD tambahan.
Ini memberi fleksibilitas lebih besar bagi kreator yang sering bekerja di outdoor tanpa harus sering mengganti kartu memori.
DJI Osmo Action 6 mulai tersedia secara global dalam dua paket: Standard Combo seharga USD 379 dan Adventure Combo seharga USD 479.
Dengan fitur aperture variabel pertama di dunia, sensor besar, stabilisasi generasi terbaru, dan ketahanan ekstrem, Osmo Action 6 berpotensi menjadi kamera aksi paling inovatif di tahun ini.
Perangkat ini cocok untuk traveler, vlogger, kreator digital, atlet outdoor, hingga pengguna profesional yang membutuhkan kualitas visual maksimal dalam bodi ringkas. (gar)
Editor : Tegar Rukmana