Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Kembangkan Jalur Pendakian Tapak Bimo

Administrator • Minggu, 17 Februari 2019 | 18:49 WIB
Photo
Photo

MADIUN – Ada banyak tempat wisata di Desa Mendak, Dagangan yang tak kalah indah selain Watu Rumpuk. Salah satunya yang saat ini sedang dikembangkan adalah jalur pendakian Tapak Bimo menuju ke puncak Gunung Manyutan. ‘’Jalur itu saat ini baru dikenal oleh masyarakat lokal saja,’’ kata Kepala Desa Mendak Nur Cholifah kemarin (16/2).


Hasrat untuk mengembangkan jalur pendakian Tapak Bimo sebagai objek wisata baru memang sudah terpikir sejak lama. Hanya, Pemerintah Desa Mendak belum bisa menentukan titik mana yang pas dijadikan sebagai spot tourism. Seperti halnya ketika mengembangkan Watu Rumpuk.


Sekitar satu dekade lalu, Watu Rumpuk masih berupa kebun cengkih. Hanya sekitar tahun 2011, kebuh yang dimiliki oleh perorangan itu diserang virus. Sehingga mematikan produksi cengkih dan menyebabkan lahan menjadi kosong.


Peluang itu kemudian dilirik Cholifah sebagai destinasi wisata untuk mendukung pengembangan jalur pendakian Tapak Bimo. ‘’Dengan adanya Watu Rumpuk, pengenalan pendakian tapak Bimo bisa lebih mudah nantinya,’’ katanya.


Agar terlihat berbeda dengan objek wisata pada umumnya, Watu Rumpuk kemudian di desain sedemikian rupa. Dihiasi dengan berbagai jenis bunga. Begitu juga dengan penataan objek wisata disesuaikan culture. Sehingga terkesan orisinil. ‘’Sebaik mungkin pengembangan Watu Rumpuk, tetap ke depannya yang kami munculkan di kemudian hari adalah pendakian Tapak Bimo,’’ ujar kades yang akrab disapa Ifa itu.


Karena itu, dia memastikan pengembangan Watu Rumpuk bukan hanya sampai disini. Sebaliknya, Ifa menjadikan Watu Rumpuk sebagai objek wisata penunjang keberadaan jalur pendakian Tapak Bimo.


Hanya, dia mengaku masih terbentur anggaran. Karena kebutuhan dana untuk mengembangkan jalur pendakian Tapak Bimo tersebut cukup besar. Tak heran jika penataan di sepanjang jalur pendakian menuju ke Gunung Manyutan belum maksimal. ‘’Kami masih mencarikan dana agar bisa mengembangkan jalur tersebut,’’ ucapnya.


Ada sejumlah alasan kenapa, Pemerintah Desa Mendak ngotot mengembangkan jalur pendakian Tapak Bimo sebagai objek wisata. Karena di lokasi tersebut terdapat Gua Jepang. Serta ditunjak keberadaan arca peninggalan jaman Hindu. ‘’Kami ingin mengenalkan itu semua ke masyarakat. Dan, kami coba terus kembangkan secara bertahap,’’ (mg4/her)

Editor : Administrator
#jawa pos #radar madiun #jawa pos radar madiun #berita madiun