KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kota Madiun belum beranjak dari level 2 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Pasalnya, indikator capaian vaksinasi dengan sasaran lanjut usia (lansia) belum tercapai. PPKM level 2 untuk Kota Madiun itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53/2021.
Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, kota ini dapat turun level 1 jika capaian vaksinasi lansia tercapai. Minimal 60 persen dari total sasaran. Sedangkan, saat ini dosis pertama telah disuntikkan pada 14.103 lansia atau 58,85 persen. ‘’Kurang satu persen sekian saja untuk vaksinasi lansia,’’ kata Maidi, Kamis (21/10).
Sementara suntikan dosis kedua telah menyasar 9.325 lansia atau 38,54 persen. Total sasaran vaksinasi lansia di Kota Madiun 18.379. Untuk mengejar kekurangan sak crit itu, pemkot menempuh upaya vaksinasi lansia door-to-door. Tim vaksinator diterjunkan ke lapangan guna memfasilitasi lansia yang mengalami keterbatasan mobilitas akses. ‘’Kendalanya masih banyak lansia yang memiliki penyakit penyerta. Makanya kita sembuhkan dulu, baru divaksin,’’ ujarnya.
Maidi menegaskan bahwa tidak ingin mengejar kuantitas atau persentase semata. Kualitas vaksinasi turut dipertimbangkan. Tujuannya, dapat memberikan proteksi lebih bagi masyarakat melalui suntikan vaksin antikorona. ‘’Agar ke depan lebih baik,’’ tuturnya. (kid/c1/sat/her)
Editor : Administrator