KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Antisipasi banjir di wilayah Kota Madiun telah dilakukan DPUPR. Termasuk keberadaan belasan pompa yang dipasang di sejumlah titik telah dicek. Pun dipastikan berfungsi normal. Selain itu, pihaknya telah menyiagakan 27-30 personel untuk mendukung penanggulangan bencana. ‘’Pompa sudah siap, personel kami siaga di lapangan. Sesuai instruksi Pak Wali, alat berat juga siap,’’ ujar Kepala DPUPR Kota Madiun Suwarno, Kamis (18/11).
Suwarno menyebut, alat berat disiagakan mengantisipasi dampak cuaca ekstrem. Misalnya, peningkatan debit air yang berdampak pada penahan saluran. Konsentrasi pompa air juga dipusatkan di Gang Pancasila, Jalan Ahmad Yani, Benteng, Madiun Lor, dan Patihan. ‘’Semua telah siaga sesuai petunjuk beliau,’’ lanjutnya.
Kabid Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) DPUPR Kota Madiun Suyanto menyampaikan, 13 unit pompa terbagi menjadi dua jenis. Tujuh pompa aktif berkapasitas tinggi dan enam pompa berkapasitas rendah. Pompa berkapasitas tinggi terpasang di Jalan Kaswari satu unit. Gang Pancasila dua unit masing-masing berkapasitas 1.000 meter kubik per detik. Empat unit di Jalan Pandan masing-masing berkapasitas 1.000 meter kubik per detik. ‘’Ada pengadaan senilai Rp 6 miliar, sehingga totalnya jadi 16 titik. Tapi, anggaran direalokasi untuk Covid-19, kami usulkan lagi tahun depan. Dalam P-APBD tahun ini pengadaan empat unit berkapasitas rendah,’’ ungkap Suyanto.
Sementara anggaran Rp 5,5 miliar yang diusulkan, lanjutnya, dialokasikan untuk meningkatkan kapasitas pompa di Jalan Kaswari. Ditambah menjadi dua unit masing-masing berkapasitas 1.000 meter kubik per detik. Juga untuk menambah satu unit power pompa di Gang Pancasila. ‘’Insya Allah yang terpasang sudah optimal untuk menghadapi cuaca ekstrem,’’ tuturnya.
Sementara enam pompa berkapasitas rendah masing-masing berukuran enam inci. Empat unit masih baru dan dipasang di belakang SMKN 1, Jalan Cempedak, Jalan Sonokeling, dan Rejomulyo. ‘’Dari masing-masing pompa yang disiapkan semua ready. Walaupun musim kemarau kita cek, pemanasan rutin,’’ jelasnya. (kid/c1/sat/her)
Editor : Hengky Ristanto