KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Sumber Umis bakal semakin cantik. Tahun ini pemkot kembali menggelontor anggaran sekitar Rp 3,9 miliar untuk menata kawasan tersebut. ‘’Di sekitar (musala replika, Red) Kakbah itu akan ditambah payung dan ornamen lampu seperti di Madinah (Arab Saudi),’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Suwarno, Selasa (15/3).
Dengan tambahan fasilitas tersebut, diharapkan Kota Madiun dapat menjadi jujukan untuk menggelar manasik umrah maupun haji. Pemkot juga sudah mencicil penataan tempat untuk sai (salah satu rangkaian ibadah haji dan umrah) di lorong pedestrian tembus ke Jalan Kalimantan.
Suwarno menyampaikan, penataan Sumber Umis dilakukan bertahap. Saat ini pembangunan replika Menara Eiffel mulai dikerjakan. Selanjutnya akan dibangun replika Big Ben dan kincir angin ala Belanda. ‘’Untuk penataan lapak UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) akan ditentukan wali kota,’’ ujarnya.
Dia mengungkapkan, konsep penataan Sumber Wangi (sisi timur) dan Sumber Umis (sisi barat) telah direncanakan sejak 2019. Diawali pembangunan replika patung Merlion. Lalu, replika Kakbah. Kemudian replika rumah bergaya Tudor dua dimensi dan replika London Bridge. ‘’Harapannya agar banyak wisatawan berkunjung dan ekonomi di Kota Madiun semakin menggeliat,’’ tuturnya.
Pun, bakal dibangun miniatur tempat ibadah semua agama di tanah air sebagai simbol keberagaman. ‘’Di bawah miniatur tempat ibadah itu ada lapak UMKM,’’ beber Suwarno.
Semua itu akan dibangun di sebelah selatan saluran. Sedangkan jalan di utara saluran bakal diperbaiki hingga tembus Jalan Pandan. Pengunjung juga dapat berwisata religi. Rutenya dari kantong area parkir di Jalan Jawa menuju Sumber Umis atau Sumber Wangi diantar Madiun Bus on Tour (Mabour). ‘’Nanti tempat parkirnya juga akan digranit,’’ jelasnya. (her/c1/sat)
Editor : Hengky Ristanto