KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kawasan sepanjang Jalan Taman Praja dan sekitar bundaran Serayu semakin padat pedagang kaki lima (PKL). Pun, jumlahnya bertambah saat akhir pekan hingga seperti pasar tumpah. Arus lalu lintas padat merayap lantaran kanan-kiri bahu jalan dipenuhi lapak pedagang yang berjualan.
Nah, pemandangan seperti itu bakal diubah. Sebagian pedagang kelak diarahkan berjualan di lahan kosong depan kantor Kecamatan Taman yang sudah siap ditempati. ‘’Depan kantor DPRD nanti akan dibangun trotoar,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi kemarin (14/3).
Panjang trotoar yang dibangun sekitar 150 meter, dari gerbang masuk gedung DPRD hingga pintu utara kantor Kecamatan Taman. Anggaran untuk paket proyek tersebut sekitar Rp 748 juta. ‘’Konsepnya nanti mirip pedestrian Jalan Pahlawan,’’ ujar Maidi.
Dia menuturkan, pembangunan trotoar dilakukan berkelanjutan sehingga para PKL kelak dipindah bertahap. Mereka bakal ditata supaya tidak terkesan semrawut seperti saat ini. ‘’Kemungkinan itu nanti dilakukan setelah pemkot membangun sejumlah sarana di sekitar situ,’’ ungkapnya.
Maidi menambahkan, penataan Jalan Taman Praja merupakan bagian dari pemerataan pembangunan sisi timur Kota Madiun. Harapannya, perputaran ekonomi tidak hanya terpusat di kawasan sekitar Pahlawan Street Center. ‘’Penataan itu akan dilakukan di semua kecamatan nantinya,’’ pungkas Maidi. (her/c1/isd)
Editor : Hengky Ristanto