KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Sudah sekitar sepekan terakhir bundaran di simpang lima Jalan Serayu, Kelurahan Pandean, Taman, itu ditutup seng. Lampu yang biasa menerangi jalan pun tidak lagi terlihat. Bukan tanpa alasan. Pemkot bakal mengganti fasilitas penerangan di lokasi tersebut dengan decoration lighting.
Fasilitas penerangan yang bakal dipasang berbentuk seperti menara lampu di sejumlah perempatan Kota Madiun. ‘’Tujuannya untuk estetika dan dekorasi jalan,’’ kata Kabid Sarana dan Prasarana Utilitas Umum, Pertamanan, PJU, dan Pemakaman Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Andi Anto, Minggu (17/4).
Besarnya menara lampu running itu nanti menyesuaikan dimensi bundaran simpang lima Serayu. Diameternya sekitar 10 meter dan tingginya enam meter. ‘’Sudah diperhitungkan tidak mengganggu pengguna jalan,’’ sebutnya. ‘’Bodi kendaraan itu paling tinggi hanya sekitar 4,2 meter,’’ imbuhnya.
Selain menyiapkan lampu dekorasi yang saat ini masih proses pemesanan, lanjut Andi, pihaknya perlu memastikan kekuatan fondasi di area bundaran tersebut. Sebab, dimensi lampu yang lebih besar membutuhkan fondasi yang kuat. ‘’Pagu anggarannya Rp 200 juta dari APBD,’’ ujarnya.
Lantaran pagu anggarannya hanya Rp 200 juta, pengadaannya tidak melalui proses lelang. Melainkan lewat penunjukan langsung (PL). ‘’Nantinya para PKL (pedagang kaki lima) akan ditata. Juga dibangun trotoar,’’ tuturnya. (mg7/c1/isd)
Editor : Hengky Ristanto