Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Puncak Arus Balik, Polisi Rekayasa Lalin di Sejumlah Ruas Jalan Kota Madiun

Hengky Ristanto • Sabtu, 7 Mei 2022 | 11:24 WIB
JALUR ALTERNATIF: Arus balik diarahkan ke Jalan Madiun-Sawahan (perempatan Sogaten) dari ring road barat. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
JALUR ALTERNATIF: Arus balik diarahkan ke Jalan Madiun-Sawahan (perempatan Sogaten) dari ring road barat. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Arus balik Lebaran memasuki puncaknya Sabtu (7/5) hari ini hingga Senin (9/5). Satlantas Polres Madiun Kota mewanti-wanti pemudik menghindari titik kemacetan parah. Selain itu, meminta pengendara menggunakan jalur alternatif sesuai pemetaan petugas. ‘’Kami akan menerapkan rekayasa lalin (lalu lintas),’’ kata Kasatlantas Polres Madiun Kota AKP Dwi Jatmiko, Sabtu (7/5).


Menurut Dwi, volume kendaraan naik signifikan pada Lebaran tahun ini. Akibatnya, sejumlah ruas jalan crowded. Yakni, simpang empat Te’an, Jalan D.I. Panjaitan hingga Jalan S. Parman dan Jalan Basuki Rahmat, tepatnya di jalur perlintasan langsung (JPL) kereta api (KA) Sukosari. ‘’Untuk kendaraan dari arah Ponorogo sebaiknya melintas ke Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Mayjen Sungkono, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Urip Sumoharjo, hingga ke ring road barat,’’ pintanya.


Sejatinya, peta jalur tersebut telah disusun bersama dinas perhubungan (dishub) setempat untuk memecah dan mengurai kemacetan. Sampai di ring road barat, pemudik bakal diarahkan melintas ke jalur alternatif simpang empat Sogaten (Jalan Madiun-Sawahan).


Sebab, di ruas Jalan Raya Madiun-Nganjuk, tepatnya masuk Nglames, Kabupaten Madiun, juga termasuk atensi penumpukan kendaraan. ‘’Pos 902 Satlantas Polres Madiun Kota menjadi atensi kemacetan. Kami minta pemudik melintas jalur alternatif, petugas kepolisian akan mengarahkan,’’ jelasnya.


Selain itu, lanjut Dwi, jika di Jalan D.I. Panjaitan-Jalan Basuki Rahmat kelewat crowded, pihaknya bakal menerapkan rekayasa one way alias satu arah dari Ponorogo. Sedangkan dari arah Surabaya akan dilewatkan ring road barat. ‘’One way kami terapkan jika terjadi kemacetan hingga dua kilometer atau lebih,’’ ungkapnya.


Jika tak ingin terjebak kemacetan, pemudik diimbau melakukan perjalanan pasca-puncak arus balik. Dwi memprediksi puncak arus balik berlangsung hingga 9 Mei. Opsi itu menjadi alternatif tambahan. ‘’Kami harap pemudik berhati-hati dalam berkendara. Semoga selamat sampai tujuan,’’ ucapnya. (ggi/c1/sat/her)

Editor : Hengky Ristanto
#kota madiun #rekayasa lalu lintas #lebaran #Polres Madiun Kota #arus balik