Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

MyPertamina Segera Berlaku di Kota Madiun, Pemilik Mobil Wajib Daftar Online

Hengky Ristanto • Jumat, 15 Juli 2022 | 01:36 WIB
ENERGI: Pemilik kendaraan roda empat atau lebih di Kota Madiun wajib mendaftar di website Subsidi Tepat BBM sebagai syarat untuk pembelian BBM bersubsidi. (ILUSTRASI: BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
ENERGI: Pemilik kendaraan roda empat atau lebih di Kota Madiun wajib mendaftar di website Subsidi Tepat BBM sebagai syarat untuk pembelian BBM bersubsidi. (ILUSTRASI: BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Warga Kota Madiun dan sekitarnya harus siap membeli bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dengan cara baru. Sebab, pembelian melalui aplikasi MyPertamina segera diterapkan di kota ini. Namun, sebelumnya didahului pendaftaran Subsidi Tepat BBM via website https://subsiditepat.mypertamina.id atau aplikasi MyPertamina mulai Senin (11/7) lalu.


Area Manager Communication, Relations & CSR Patra Niaga Jatimbalinus Pertamina Deden Mochammad Idhani mengatakan, pihaknya menyediakan booth konsultasi pendaftaran di SPBU Jalan Mayjen Sungkono, Kota Madiun. ‘’Saat ini baru kendaraan roda empat yang diwajibkan mendaftar di website Subsidi Tepat BBM MyPertamina. Roda dua atau sepeda motor belum,’’ katanya, Kamis (14/7).


Menurut Deden, kebijakan ini baru sebatas sosialisasi dan pendaftaran. Sehingga, belum menyentuh implementasinya. Namun, dia menegaskan bahwa subsidi yang tepat sasaran ini penting, mengingat pemerintah telah mengalokasikan dana jumbo hingga Rp 520 triliun untuk subsidi energi pada 2022.


Untuk memastikan subsidi ini, Pertamina Patra Niaga juga harus mematuhi regulasi. Yakni, Peraturan Presiden No. 191/2014 serta Surat Keputusan (SK) Kepala BPH Migas No. 04/P3JBT/BPH Migas/KOM/2020. ‘’Mengenai segmentasi pengguna, kuota, dan penyaluran lain sudah tertuang dalam regulasi tersebut, tapi di lapangan masih tidak tepat sasaran,’’ ujar Deden.


Karena itu, pihaknya mengajak warga Kota Madiun,  juga Kota Mojokerto dan Surabaya, untuk mendaftar Subsidi Tepat BBM. ‘’Saat ini kami fokusnya pada pendaftaran dulu. Bagi masyarakat yang tidak punya akses internet atau tidak memiliki HP (handphone) yang memadai, bisa langsung ke SPBU yang ditunjuk untuk mendaftarkan secara online,’’ tuturnya.


Pada tahap ini, pendaftaran fokus untuk pencocokan dokumen dan data kendaraan. Setelah statusnya terdaftar, masyarakat akan mendapatkan QR code unik yang akan diterima melalui e-mail atau notifikasi di website.


Selanjutnya, QR code bisa di-print out dan dibawa ke SPBU. Sehingga, masyarakat tidak wajib men-download aplikasi MyPertamina atau membawa HP ke SPBU. ‘’Ke depan, kami berharap data ini bisa digunakan menetapkan kebijakan energi serta mencegah terjadinya potensi penyalahgunaan BBM subsidi,’’ jelasnya. (her/c1/sat)

Editor : Hengky Ristanto
#Mypertamina #kota madiun #BBM #PT Pertamina Patra Niaga