KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Armada angkutan sekolah gratis (ASG) Kota Madiun kembali beroperasi setelah dinonaktifkan selama dua tahun akibat pandemi Covid-19. Ada lima titik pemberangkatan yang dilayani moda transportasi untuk pelajar tersebut. Yakni, Terminal Purboyo, Terminal Manisrejo, Te’an, Perumahan Kelun, Bok Malang, dan Jalan Puspo Warno.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Madiun Harum Kusumawati mengatakan, ASG dioperasikan kembali per 25 Juli lalu. Saat ini ada lima armada bus yang disiagakan saban hari. Jika jumlah itu dinilai belum mencukupi, akan di-back up angkutan perkotaan (angkot) secara bertahap. ‘’Akan kami evaluasi dulu. Kalau memang animonya tinggi, nanti armadanya ditambah,’’ ujarnya, Minggu (31/7).
Terpisah, Wali Kota Madiun Maidi menuturkan bahwa penambahan armada ASG akan dilakukan jika bus sekolah yang dimiliki pemkot tidak mencukupi. ‘’Kalau kurang, angkot gratis tetap berjalan karena ini sudah menjadi program kita,’’ katanya.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Madiun Hari Santoso meminta agar program ASG dilanjutkan. Pasalnya, terbukti memberikan kemudahan bagi kalangan pelajar. Apalagi, saat ini sekolah-sekolah sudah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen. ‘’DPRD mengharapkan program ASG tetap dilanjutkan karena masyarakat Kota Madiun memang membutuhkan,’’ ujarnya. (her/c1/isd)
Editor : Hengky Ristanto