Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Hadirkan Nuansa Makkah-Madinah

Hengky Ristanto • Selasa, 9 Agustus 2022 | 22:01 WIB
TERUS DIKEBUT: Proyek pengembangan objek wisata religi di kawasan Sumber Umis diperkirakan selesai lebih cepat dari target. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
TERUS DIKEBUT: Proyek pengembangan objek wisata religi di kawasan Sumber Umis diperkirakan selesai lebih cepat dari target. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Pengembangan kawasan Sumber Umis terus dikebut. Bahkan, pekerjaan fisik itu diperkirakan bakal rampung lebih cepat dari kontrak proyek. Progres pembangunan objek wisata religi di tengah kota berupa replika simbol enam agama itu pun surplus.


‘’Progresnya mencapai 72 persen dari target 57 persen atau surplus 15 persen,’’ kata Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Sulistya Pambudi, Selasa (9/8).


Menurut Uut, sapaan akrabnya, sejauh ini pihaknya telah melakukan pekerjaan trotoar dan pemasangan keramik di luar dan di dalam kawasan Sumber Umis. Selain itu, telah dipasang 14 tiang lampu serta dua membran konvertibel atau payung raksasa ala Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi. Pun, perbaikan fisik musala yang berbentuk replika Kakbah seperti di Makkah.


‘’Yang masih berproses pemasangan lampu, pemasangan kiswah (sarung Kakbah), serta aksesori replika Kakbah. Kami juga membangun replika tempat ibadah enam agama,’’ bebernya.


Pengembangan objek wisata religi itu menyedot Rp 3,6 miliar dari APBD 2022. Sesuai surat perintah mulai kerja (SPMK), pekerjaan berlangsung per 7 April sampai 4 Oktober. Atau 180 hari kalender. ‘’Kalau melihat progresnya, mungkin bisa lebih cepat dari target. Apalagi surplus sampai minggu ke-18 ini,’’ ujarnya.


Tak hanya itu, Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) dan Drainase DPUPR Kota Madiun juga mengebut normalisasi saluran air di kawasan Sumber Umis. Pun, progresnya telah di atas 90 persen. Rencananya, proyek senilai Rp 4,1 miliar itu rampung akhir bulan ini. ‘’Sudah hampir selesai,’’ kata Kabid Sumber Daya Air (SDA) dan Drainase DPUPR Kota Madiun Suyanto.


Suyanto menjelaskan, proyek normalisasi saluran air tersebut berupa pembongkaran plengsengan di sisi utara dan selatan. Kemudian, diganti batu kali. Tepatnya mulai bawah jembatan di Jalan Pahlawan ke barat hingga jembatan Jalan Pandan dengan total sepanjang 280 meter.


Sementara, ketinggiannya sisi selatan lima meter. Sedangkan sisi utara 2,8 meter. Pun, saluran air diperlebar sekitar 1,2 meter hingga total menjadi tiga meter. ‘’Di sekitar jembatan Jalan Pandan sudah kami pasang box culvert. Insya Allah selesai sesuai kontrak,’’ tuturnya. (ggi/c1/sat)



SEPUTAR OBJEK WISATA RELIGI



NORMALISASI SALURAN AIR


Editor : Hengky Ristanto
#DPUPR #makkah #kota madiun #madinah #Pemkot Madiun