KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Aktivitas di Terminal Bus Tipe A Purbaya Kota Madiun kembali bergairah seiring berangsur pulihnya pandemi Covid-19. Perusahaan otobus (PO) dan pedagang di terminal pun kembali semringah. ‘’Sehari sekitar 3.000-5.000 penumpang,’’ kata Suyatno, kepala terminal setempat, Selasa (9/8).
Jumlah tersebut meningkat signifikan dibanding tahun lalu. Saat itu, geliat terminal hanya terlihat pada momen tertentu seperti hari raya, Natal, dan tahun baru. ‘’Tapi, jika dibandingkan dengan sebelum pandemi, jumlah penumpang saat ini masih sekitar 50 persennya,” ujarnya.
Berdasarkan data Januari hingga pekan pertama Agustus 2022 ini, angka tertinggi pada Mei. Pada bulan tersebut, jumlah penumpang dan kendaraan meningkat karena musim mudik Lebaran. ‘’Jumlah penumpang mencapai 3.000-10.000 dan jumlah kendaraan mencapai 200-500 per hari pada bulan itu,’’ ungkapnya.
Menurut dia, saat ini memang tidak banyak calon penumpang yang terlihat menumpuk. Itu lantaran pihaknya memberlakukan larangan bus ngetem terlalu lama di terminal. ‘’Bus ngetem sebenarnya menambah masalah. Salah satunya, memakan tempat karena parkir juga terlalu panjang,’’ terangnya.
Suyatno menambahkan, setiap hari pihaknya melakukan pengecekan armada. Mulai kelengkapan administrasi kendaraan, uji kir, KPS, hingga kondisi fisik seperti rem, tekanan angin, dan sebagainya. Termasuk maraknya armada baru milik PO maupun perorangan. ‘’Asalkan bus baru memiliki surat izin keluar-masuk, tidak akan kena tilang,’’ jelasnya. (mg4/c1/sat)
Editor : Hengky Ristanto