KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Penataan kawasan wisata kuliner Jalan Bogowonto terus disempurnakan. Setelah pernak-pernik lampu klasik dan decoration lighting rampung terpasang, kini Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun menanam pohon peneduh.
Sepuluh batang pohon sogo dari corporate social responsibility (CSR) ditanam di sela-sela lampu klasik. Rencananya, penanaman pohon rampung besok (27/8). ‘’Pengerjaan dari kami terus berprogres agar kawasan wisata kuliner ini dapat segera dinikmati masyarakat,’’ kata Kabid Sarana dan Prasarana Utilitas Umum, Pertamanan, PJU, dan Pemakaman Disperkim Kota Madiun Andi Anto, Jumat (26/8).
Selain di kawasan bekas jalur kereta api (KA) Madiun-Ponorogo itu, disperkim juga menanam pohon pule di sebelah selatan alun-alun. Pengadaan pohon tersebut juga dari CSR salah satu perusahaan di kota ini. Menurut Andi, penanaman pohon tak hanya sebagai peneduh, melainkan juga menambah estetika. ‘’Selanjutnya kami akan memasang kursi dan meja di kawasan ini,’’ ungkapnya.
Rencananya, bakal dipasang sepuluh set meja-kursi kuliner di kawasan tersebut. Setiap set terdiri dari satu meja dan empat kursi besi cor. Desainnya menyesuaikan konsep wisata kuliner. Namun, masih menunggu kesiapan lahan atau tempat kulinernya. ‘’Sementara tempat untuk kuliner masih tahap pembersihan. Pemasangan meja-kursi juga menyesuaikan pemetaan stan dari dinas perdagangan,’’ ujarnya.
Dia menambahkan, pemasangan meja-kursi itu menggunakan anggaran pengadaan global tahun ini senilai ratusan juta. Namun, untuk kawasan Jalan Bogowonto masuk dalam prioritas pemasangan. ‘’Ketika tempat kuliner sudah siap, segera kami pasang meja-kursinya,’’ tuturnya. (ggi/c1/sat)
Editor : Hengky Ristanto