KOTA, Jawa Pos Radar Madiun - Sejumlah rekor mewarnai rangkaian peringatan 100 tahun PSHT. Lima prosesi kegiatan memecahkan rekor dunia. Prestasi itu dicatat Lembaga Prestasi Rekor Dunia (Leprid). Rekor itu meliputi doa dan selamatan serentak pada hari dan jam yang sama dengan jumlah peserta terbanyak, 157.093 orang. ‘’Lokasinya juga terbanyak, yaitu di 1.540 titik,’’ kata Ketua Umum Leprid Paulus Pangka kemarin (2/9).
Kemudian, pencak silat kolosal yang digelar serentak pada hari dan jam yang sama dengan jumlah peserta terbanyak, 157.093 orang. Termasuk lokasinya juga terbanyak, yakni 1.540 titik. ‘’Kami juga mencatat PSHT menjadi organisasi pencak silat terbesar di Indonesia,’’ ujarnya.
Penghargaan tersebut diberikan kepada PSHT dengan catatan prestasi bernomor 764-768. Sejumlah prestasi itu menambah catatan rekor PSHT yang pernah ditorehkan sebelumnya pada 2018. Yakni, zikir dan pencak silat kolosal dengan peserta pendekar terbanyak. ‘’Sudah sekitar enam prestasi yang dicatatkan PSHT di buku rekor kami,’’ sebutnya.
Dia yakin PSHT bakal terus memecahkan rekornya. Catatan tersebut diharapkan juga bisa menjadi motivasi untuk organisasi lain. ‘’Ini tidak hanya untuk semangat PSHT mempertahankan dan meningkatkan prestasinya. Termasuk juga motivasi organisasi lain,’’ jelasnya. (ggi/c1/sat)
Editor : Hengky Ristanto