Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pemkot Madiun Siapkan Lahan Tambahan untuk Bangun Tiga Rusun Baru

Hengky Ristanto • Minggu, 18 September 2022 | 20:56 WIB
KE SELATAN: Pemkot Madiun bakal menyiapkan lahan tambahan tahun depan untuk pembangunan dua menara rusunawa di bongpay. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
KE SELATAN: Pemkot Madiun bakal menyiapkan lahan tambahan tahun depan untuk pembangunan dua menara rusunawa di bongpay. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun berangan-angan ada tiga menara rumah susun (rusun) di lahan bekas pemakaman etnis Tionghoa alias bongpay Jalan Hayam Wuruk. Satu menara akan segera direalisasikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) tahun depan.


Sedangkan untuk merealisasikan dua menara lainnya, pemkot coba menyiapkan lahan tambahan. ‘’Sementara yang sudah siap 5.000 meter persegi. Sedangkan sesuai perencanaan untuk tiga menara butuh 19.998 meter persegi atau hampir dua hektare,’’ kata Kabid Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Budi Agung Wicaksono, Minggu (18/9).


Menurut Agung, sesuai kajian serta studi kelayakan dalam dokumen lingkungan hidup dan lalu lintas, pembangunan tiga menara rusun butuh lahan sekitar dua hektare. Sehingga, kurang sekitar 14.998 meter persegi lagi. ‘’Mulai kami rencanakan agar awal tahun depan dapat action pembersihan lahan. Ke selatan hingga mendekati kantor dishub (dinas perhubungan),’’ sebutnya.


Pembersihan lahan, kata Agung, meliputi penebangan pohon, pembongkaran bangunan liar, pemindahan makam, hingga pengurukan dan pemadatan tanah. Meski begitu, bakal dikerjakan bertahap. ‘’Mungkin beberapa ribu persegi dulu menyesuaikan kebutuhan. Karena Kemen PUPR membangun rusunawa juga bertahap,’’ jelasnya.


Pemkot, lanjut dia, terus berjuang dan berupaya agar dapat dua menara lagi dari Kemen PUPR. Untuk itu, pihaknya berupaya melaksanakan pembersihan lahan pada Februari 2023. Meski begitu, Agung belum dapat berbicara anggaran yang dibutuhkan. Sebab, masih dalam tahap perencanaan. ‘’Akan kami matangkan perencanaannya,’’ tuturnya. (ggi/c1/sat)

Editor : Hengky Ristanto
#Rusunawa III #kota madiun #Disperkim #Kementerian PUPR #Pemkot Madiun