KOTA Jawa Pos Radar Madiun – Tak perlu jauh-jauh ke Bali jika ingin menikmati pie susu. Penganan khas Pulau Dewata itu juga diproduksi di Kelurahan Kelun, Kartoharjo. Si empunya home industri tak lain Yenita Ginawati. Rasa pie susu Yenita dipuji karena otentik.
Saat awal pandemi, 2020 lalu, Yenita dan sang suami masih tinggal di Bali. Di sana, terdapat banyak pelaku usaha yang memproduksi pie susu. Dia dan suaminya lantas belajar selama dua bulan. ‘’Setelah beberapa kali percobaan, akhirnya produk kami diterima pasar,’’ kata Yenita.
Resep pembuatan pie susu lantas dia bawa ke Kota Pendekar. Siapa sangka, usahanya berkembang pesat. Kini, dalam sekali produksi per hari, Yenita mampu menghasilkan 200 kue yang dikemas dalam 60 boks. Di awal merintis usaha, Yenita hanya memproduksi 20 sampai 40 kue. ‘’Semoga peminatnya semakin banyak,’’ ujarnya.
Lurah Kelun Siti Karlina mengatakan, pie susu merupakan salah satu produk UMKM unggulan di kelurahan yang dia pimpin. Selain keripik tempe yang sudah lama diproduksi oleh warga setempat. ‘’Semoga bisa menjadi salah satu oleh-oleh khas Kota Madiun,’’ tutur Siti.
Menurut Siti, UMKM memegang peranan penting dalam memutar roda perekonomian di kelurahan. Di Kelun terdapat 674 warga yang berwirausaha dari total penduduk sebanyak 4.561 jiwa. ‘’Dengan dukungan pemerintah, kami optimistis UMKM di Kelun dapat terus berkembang,’’ tukasnya. (tr2/naz)
Editor : Hengky Ristanto