Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Kota Madiun Zero Kasus PMK, Vaksinasi Anti-PMK Terus Digencarkan

Hengky Ristanto • Jumat, 23 September 2022 | 20:00 WIB
PENCEGAHAN: Petugas DKPP Kota Madiun menyuntikkan vaksin anti-PMK pada sapi milik warga beberapa waktu lalu. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
PENCEGAHAN: Petugas DKPP Kota Madiun menyuntikkan vaksin anti-PMK pada sapi milik warga beberapa waktu lalu. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun ogah terlena dengan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Kendati tidak ada laporan kasus baru, vaksinasi anti-PMK terus digencarkan.


Catatan dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) setempat, hingga saat ini capaian dosis ketiga mencapai 10 persen. ‘’Semua populasi sapi, kambing, dan domba wajib menerima vaksin,’’ kata Margaretha Dian Wartiningdyah, subkoordinator peternakan dan kesehatan hewan DKPP Kota Madiun, Jumat (23/9).


Dia menyebutkan, ada 117 kasus PMK di Kota Madiun. Perinciannya, 47 hewan ternak dan 63 hewan kurban. Tujuh di antaranya mati. Untuk pencegahan, DKPP fokus pada percepatan vaksinasi seluruh hewan ternak. ‘’Vaksinasi untuk sapi 300 ekor dan kambing atau domba 600 ekor,’’ ujarnya.


Capaian dosis pertama menyasar 313 ekor dan dosis kedua disuntikkan ke 497 ekor. Sedangkan vaksinasi dosis ketiga menyasar lebih dari 1.000 ekor hewan ternak. Oktober nanti ditargetkan tuntas. ‘’Sebenarnya di Kota Madiun sudah zero kasus PMK. Tapi, vaksinasi akan terus kami berikan untuk mempertahankan zero kasus,’’ ungkapnya.


Untuk sebaran kasus di Kota Madiun, tertinggi di Kecamatan Manguharjo yang mencapai 50 persen. Disusul Kecamatan Kartoharjo 35 persen dan Kecamatan Taman 15 persen.


Pun, sampai saat ini pengawasan hewan ternak yang masuk ke Kota Madiun diperketat. Yakni, harus disertai surat keterangan kesehatan hewan (SKKH). ‘’Saat ini kami masih mengikuti program dari pemerintah. Tahun depan mungkin akan ada booster,’’ jelas Margaretha. (mg4/c1/sat)

Editor : Hengky Ristanto
#Vaksinasi Anti-PMK #penyakit mulut dan kuku #kasus pmk #DKPP #peternakan #pmk #hewan ternak