KOTA, Jawa Pos Radar Madiun - Tren kendaraan bertenaga energi baru terbarukan (EBT) merambah Kota Pendekar. Selain bebas polusi, kendaraan bertenaga listrik juga diklaim lebih irit. Berbagai alasan itu membuat Wali Kota Madiun Maidi kepincut. Pihaknya tertarik membeli kendaraan dinas bertenaga listrik mulai tahun depan. ‘’Insya Allah rencana pengadaan mobil listrik dapat dimulai tahun depan,’’ ujar Maidi, Sabtu (1/10).
Bahkan, tak hanya mobil listrik yang hendak dibeli pemkot. Pak Wali menyebut pihaknya juga tertarik membeli sepeda motor listrik untuk menunjang operasional para aparatur sipil negara (ASN). ‘’Wilayah Kota Madiun tidak begitu luas, jadi cocok jika pegawai menggunakan sepeda motor listrik,’’ terangnya.
Rencana pengadaan kendaran listrik secara masif ini diharapkan memberi contoh kepada warga Kota Pendekar. Supaya mereka ikut tertarik beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan. ‘’Supaya udara di Kota Madiun lebih bersih dan sehat,’’ kata orang nomor satu di Kota Madiun tersebut.
Maidi menyebut bahwa rencana ini didukung pemerintah pusat. Landasannya, Inpres 7/2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah yang diteken Presiden Joko Widodo. ‘’Termasuk kendaraan dinas pejabat eselon II juga ke depan akan tergantikan dengan yang bertenaga listrik,’’ jelasnya.(ggi/naz/prog)
Editor : Hengky Ristanto