Menurut Suyoto, KASM telah terpasang 26 Oktober lalu. Air di fasilitas umum (fasum) tersebut disalurkan dari pipa PDAM setempat. KASM menggunakan water purifier untuk menyaring dan menghilangkan kontaminan yang terkandung di dalam air.
Proses filterisasi menggunakan media penyaring secara fisika, kimia maupun biologi. ‘’Air siap minum ini aman dikonsumsi langsung. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir,’’ ujarnya.
Suyoto menyebutkan, tiga KASM murni corporate social responsibility (CSR) dari PDAM Tirta Taman Sari. Selain memfasilitasi air minum untuk masyarakat, upaya itu juga sebagai upaya mengurangi penggunaan air minum kemasan yang dapat menimbulkan sampah di kota ini.
Pihaknya bakal menambah KASM di sejumlah titik lain. KASM di PRC bakal diganti baru menyesuaikan konsep kawasan setempat ala Masjidil Haram, Makkah. Sehingga, yang sudah terpasang bakal dipindah ke lokasi lain. ‘’Sesuai petunjuk wali kota, KASM di PRC harus disesuaikan tampilannya,’’ ungkapnya.
Terkait perawatan, bakal dilakukan pemeriksaan rutin atau berkala untuk memastikan KASM berfungsi optimal. Khususnya, pada peranti water purifier-nya. ‘’Kualitas air minum sudah kami uji dan terjamin aman dikonsumsi,’’ jelasnya. (ggi/sat) Editor : Hengky Ristanto