Sabtu (5/11), MIT-SMP IT Bakti Ibu menyelenggarakan wisuda Al-Quran untuk siswa-siswanya. Wisuda dilaksanakan untuk juz 1, 2, 3, 4. Juga juz 28, 29, dan 30. Wisuda untuk tahun ajaran 2022-2023 ini digelar di Graha Cendekia, Universitas PGRI Madiun.
‘’Tidak hanya dihafalkan, Al-Quran juga membentuk karakter dan pembiasaan baik terhadap siswa,’’ tutur Kepala SMP IT Bakti Ibu Kota Madiun Siti Yulaika.
Wisuda dibuka ketua Yayasan Bina Insan Muslim (YBIM) Madiun. Wali Kota Madiun yang diwakili Kabag Kesra Pemkot Madiun serta ketua Komite MIT dan SMP IT Bakti Ibu hadir dalam acara ini. Doa dipanjatkan Penasehat Bakti Ibu Boarding School Ustadz Lukman Hakim.
Sebelum diwisuda, siswa mengikuti munaqosah atau ujian. Baik untuk tilawah maupun tahfidz. Para siswa terlebih dahulu diseleksi guru pembelajaran Al-Quran dengan metode wafa’. Siswa yang dinyatakan lulus oleh Tim Wafa Center Surabaya berjumlah 125 anak. ‘’Harapan kami, ikon sekolah religius semakin kentara di MIT dan SMP IT Bakti Ibu,’’ ujarnya.
Wisuda kali ini berbeda dari biasanya. Mengusung tema Mengukuhkan Generasi Qurani Menuju Peradaban Mulia, siswa diharapkan memiliki karakter yang baik. Itu tercermin dari sikap sopan santun, kedisiplinan, cara bersosialisasi dengan lingkungan, serta terciptanya akhlak mulia. ‘’Cerdas spiritual, cerdas akal, dan sehat fisik,’’ harap Siti.
Sasaran kegiatan ini adalah siswa kelas I sampai VI MIT Bakti Ibu dan kelas VII sampai IX SMP IT Bakti Ibu yang telah menuntaskan pembelajaran tilawah Al-Quran dan tahfidz juz 1, 2, 3, 4, 28, 29, dan 30.
Wisuda Al-Quran ini merupakan kegiatan rutin tahunan MIT Bakti Ibu dan SMP IT Bakti Ibu, yang ada di bawah naungan YBIM. Pembelajaran Al-Quran di MIT dan SMP IT Bakti Ibu masuk dalam kurikulum dengan durasi dua jam pelajaran tiap harinya.
Pada wisuda kali ini, sejumlah siswa memeroleh penghargaan. Apresiasi tersebut diberikan untuk wisudawan termuda, wisudawan hafalan terbanyak, dan wisudawan tilawah terbaik MIT dan SMP IT Bakti Ibu.
Penghargaan wisudawan termuda diraih Vaniesya Ganes Aniza Wibowo (kelas III-D), dengan hafalan tiga juz. Sementara wisudawan hafalan terbanyak diraih empat siswa. Antara lain Khansa Syahida Silmi Kaaffah (kelas IV-A, hafalan empat juz).
Selain itu, Garneta Mayang Athifa Wibowo (V-A, hafalan lima juz), Nasywa Sadina Ardiansyah (VI-B, hafalan enam juz), dan Akmal Nufail Al Ghifary dari jenjang SMP IT dengan hafalan tiga juz.
Wisudawan tilawah terbaik MIT diraih Garneta Mayang Athifa Winowo (kelas V-A), dengan nilai 95,8. Selain itu, Adhwa Nadhifa Ramadhani (kelas VI-A, nilai 95), dan Salwa Verlitha Rahma Heryanto (kelas V-B, nilai 94).
Penghargaan wisudawan tilawah terbaik SMP IT diberikan kepada Akmal Nufail Al Ghifary (nilai 91,9), Lintang Futun Gholiyah (nilai 91,1), serta Denise Atresia Putri Wardoyo (nilai 90,5).
Antusiasme siswa dalam mempelajari dan menghafal Al-Quran juga luar biasa. Terbukti dengan bertambahnya jumlah penghafal Al-Quran tiap tahunnya.
‘’Pembiasaan pembelajaran Al-Quran serta pengaplikasiannya perlu dilakukan sejak dini. Agar anak-anak memahami, mengenali, mampu membaca, dan mengamalkan Al-Quran,’’ jelas Ketua Tim Bidang Pendidikan YBIM Sumani.
Tak ada kebanggaan bagi orang tua baik di dunia maupun akhirat selain anak. Menghafal Al-Quran merupakan investasi jangka panjang. Manfaatnya baru akan kita rasakan kelak 20-25 tahun mendatang.
‘’Sebagaimana tema kegiatan wisuda hari ini, inti dari kegiatan belajar Al-Quran adalah menorehkan peradaban mulia. Inilah yang menjadi target MIT dan SMP IT Bakti Ibu,’’ tuturnya.
Para siswa diharapkan senantiasa mempelajari Al-Qur'an. Bekal yang didapat di MIT Bakti Ibu merupakan modal menempuh jenjang pendidikan selanjutnya. Pihak sekolah bersyukur apabila siswa dapat melanjutkan di SMP IT Bakti Ibu. Jika tidak, diharapkan siswa tetap berada di rel yang benar. Dengan pendidikan terbaik, Insya Allah akan mengantarkan putra-putri kita menggapai masa depan terbaik. Better education for a better life. Semoga Allah senantiasa memberkati kita semua. (dea/naz/adv) Editor : Hengky Ristanto