Upaya pemerintah mengkampanyekan penggunaan kendaraan listrik sejauh ini telah dilakukan dengan berbagai cara, Terbaru, rombongan agen tunggal pemegang merek (ATPM) mobil listrik dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggelar touring dari Jakarta ke Bali.
Wilfred Siregar, salah seorang peserta touring, mengakui bahwa sejauh ini masih ada keraguan masyarakat menggunakan kendaraan listrik. ‘’Padahal, mobil listrik itu, aman, nyaman, dan murah. Murah dalam arti tidak menggunakan BBM,’’ ujarnya saat rombongan singgah di stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) Saradan, Kabupaten Madiun, kemarin (8/11).
Dia menyebutkan, biaya operasional mobil listrik lebih hemat enam kali dibanding kendaraan konvensional. Pun, sejumlah SPKLU telah dibangun di sejumlah fasilitas umum. Bahkan, kantor PLN di beberapa daerah juga menyediakan stasiun pengisian daya baterai tersebut. ‘’Infrastruktur jalan juga sudah aman untuk mobl listrik. Jadi, tidak ada alasan untuk gamang,’’ tuturnya.
Rombongan touring tersebut terdiri 11 unit mobil dan dua bus bertenaga listrik. Mereka bakal menempuh jarak 1.180,9 kilometer dari Jakarta hingga Bali. ‘’Kami juga melakukan sosialisasi ke masyarakat di setiap titik pemberhentian,’’ ujarnya.
Wilfred menambahkan, touring mobil listrik itu juga merupakan bagian dari uoaya menyemarakkan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2022 di Bali. Sebab, dalam konferensi tersebut juga bakal digaungkan transformasi penggunaan kendaraan konvensional ke kendaraan listrik. (ggi/isd) Editor : Hengky Ristanto