Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

”Jerawat” Kabel Semrawut di Kota Madiun Dibabat

Hengky Ristanto • Selasa, 3 Januari 2023 | 18:15 WIB
NODAI KEELOKAN: Kabel semrawut di kawasan Pahlawan Street Center masuk prioritas penertiban yang dilakukan Pemkot Madiun demi mempercantik wajah kota ini. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
NODAI KEELOKAN: Kabel semrawut di kawasan Pahlawan Street Center masuk prioritas penertiban yang dilakukan Pemkot Madiun demi mempercantik wajah kota ini. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Bukan sekadar gertak sambal. Pemkot Madiun tegas membabat “jerawat” kabel semrawut yang menodai keelokan wajah kota ini.

Khususnya, di kawasan Pahlawan Street Center (PSC). ‘’Karena sudah berulang kali kami peringatkan,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Suwarno, Senin (2/12).

Diketahui, sejak tahun lalu pemkot telah meminta pihak provider memindahkan kabel utilitas udara tersebut untuk ditanam di bawah tanah atau sistem ducting. Bahkan, infrastruktur berupa wadah jaringan kabel telah disediakan.

‘’Rencana ducting ini sudah setahun lebih. Kalau masih membandel terpaksa kami tertibkan,’’ tegasnya.

Suwarno menyebutkan, beberapa waktu lalu pihaknya telah menertibkan kabel semrawut di kawasan PSC. Sebanyak tujuh kabel jaringan milik provider dipotong paksa. ‘’Ini sesuai arahan wali kota. Jadi, kami tertibkan,’’ ujarnya.

Penertiban kabel tersebut, lanjut Suwarno, karena pihak provider tidak menggubris untuk segera memindahkan kabel ke bawah tanah. Pun, pemberitahuan berulang kali telah disampaikan.

Mulai lewat surat resmi, pertemuan langsung hingga pesan di grup WhatsApp (WA). ‘’Silakan gunakan fasilitas yang kami sediakan. Apalagi pemanfaatan ducting belum berbiaya,’’ pintanya.

Tidak hanya kabel semrawut, tiang-tiang jaringan kabel utilitas juga dinilai mengganggu keindahan. Selain itu, berisiko membahayakan pengguna jalan.

Apalagi sistem ducting sudah banyak diterapkan di kota-kota besar. ‘’Ducting juga menjadi fokus kami pada 2023 ini. Target segera diselesaikan,’’ ungkapnya.

Menurut Suwarno, pembangunan trotoar pedestrian di sejumlah jalan protokol telah didukung fasilitas ducting. Selain di kawasan PSC, juga Jalan H.O.S. Cokroaminoto, Panglima Sudirman, H.A. Salim, dan Kolonel Marhadi.

Pun, pemkot memfasilitasi untuk memuluskan penataan kota ini. Mulai regulasi, peralatan, hingga pemindahan. ‘’Kami minta kesediaan dan dukungan provider dalam penataan kota. (Ducting) ini juga untuk mereka,’’ jelasnya.

Menurut dia, keberadaan tiang dan kabel semrawut tidak linier dengan program pemkot dalam mempercantik wajah kota. Sehingga, pemindahan mendesak dilakukan.

Pun, sejatinya telah dibahas bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel). ‘’Ini demi keindahan Kota Madiun. Kalau kota semakin indah, semakin banyak pengunjung yang datang,’’ pungkasnya. (ggi/sat) Editor : Hengky Ristanto
#DPUPR Kota Madiun #PSC #provider #sistem ducting #Pemkot Madiun #kabel semrawut