Ketua Satgas Halal Kemenag Kota Madiun Datik Ardiyah mengatakan, sepanjang periode Maret-Desember 2022 lalu terdapat 379 UMKM yang mendaftar sertifikat halal. Dari jumlah itu, 310 di antaranya telah menerima sertifikat.
‘’Yang 69 sertifikatnya belum keluar karena kelengkapan pendaftarannya belum lengkap,’’ ujarnya, Rabu (4/1).
Angka ratusan UMKM itu, lanjut Datik, jauh di atas 2021. Kala itu hanya ada 56 UMKM yang mengajukan permohonan sertifikat halal. ‘’Kami menyiagakan tim P3H (pendamping proses produk halal, Red) untuk memfasilitasi pelaku UKM yang ingin mendapatkan sertifikat halal,’’ ungkapnya.
Dia menambahkan, tahun ini pihaknya menargetkan capaian produk bersertifikat halal sebanyak 500. Untuk mengejar target itu pihaknya getol melakukan sosialisasi dan pendampingan oleh P3H. (mg4/isd) Editor : Hengky Ristanto