‘’Fungsi Taman Obor juga menjadi tempat belajar khususnya sejarah,’’ ujar Lurah Oro-oro Ombo Imam Nurmuhadi, Jumat (6/1).
Luas Taman Obor mencapai 1.008 meter persegi. RTH itu sebelumnya benama Monumen Perjuangan 1945. Monumennya diresmikan saat peringatan Hari Pahlawan, 10 November 1984.
Lantas pada 2018 lalu, Pemkot Madiun merehab Taman Obor supaya lebih kekinian. Selain menambah berbagai tanaman, Taman Obor juga dipasangi papan nama pahlawan nasional.
‘’Jadi revitalisasi yang dilakukan tidak lantas menghilangkan muatan edukasi sejarah dari monumen Perjuangan 1945,’’ terang Imam.
Dia menambahkan, Taman Obor juga dilengkapi fasilitas internet gratis untuk pengunjung. Tak heran taman ini ramai dikunjungi para pelajar dan mahasiswa untuk belajar kelompok atau mengerjakan tugas. Keluarga juga kerap berekreasi di Taman Obor. ‘’Sore atau malam selalu ramai pengunjung,’’ ujarnya. (tr2/naz) Editor : Hengky Ristanto