Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Puluhan Proyek Strategis 2023 Kota Madiun, Wajib On Progress Januari-Februari

Hengky Ristanto • Senin, 9 Januari 2023 | 19:28 WIB
LOKASI: Dia atas lahan tanah bengkok kawasan lapak UMKM Bumi Sumendung bakal dibangun pondok lansia. Pembangunan pondok lansia menjadi salah satu proyek strategis tahun ini. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
LOKASI: Dia atas lahan tanah bengkok kawasan lapak UMKM Bumi Sumendung bakal dibangun pondok lansia. Pembangunan pondok lansia menjadi salah satu proyek strategis tahun ini. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Memasuki 2023, peluit kickoff pelaksanaan proyek pembangunan strategis ditiup Wali Kota Madiun Maidi. Sejumlah proyek skala prioritas wajib on progress Januari-Februari.

Pun, puluhan proyek besar harus tuntas sesuai target. ‘’Ada sekitar 20 proyek skala prioritas pembangunan strategis 2023. Ini harus segera dikerjakan dan tuntas tahun ini,’’ katanya, Minggu (8/1).

Pemkot telah membahas rencana pelaksanaan proyek strategis 2023 akhir tahun lalu. Dia juga telah menginstruksikan OPD mulai melaksanakan tender proyek Desember 2022 hingga Januari 2023 ini. Sehingga, dapat on progress pada Januari-Februari.

‘’Proyek skala prioritas ini adalah proyek yang harus segera dikerjakan dan diselesaikan,’’ sambungnya.

Salah satunya, pengadaan laptop untuk pembelajaran siswa SD-SMP negeri yang telah berproses sejak akhir 2022 lalu. Pun, dinas pendidikan (dindik) setempat telah mengundang rekanan penyedia komputer jinjing tersebut untuk paparan.

Selanjutnya, hasilnya akan dikonsultasikan pejabat pembuat komitmen (PPK) ke aparat penegak hukum (APH) yang mendampingi proyek strategis itu. ‘’Laptop untuk memenuhi kebutuhan belajar anak-anak tidak boleh ditunda lagi,’’ tegasnya.

Maidi mengapresiasi dindik yang telah memroses pengadaan laptop tersebut. Namun, dia mewanti-wanti OPD terkait untuk tetap berhati-hati dalam menerima barang pesanan. Yakni, harus sesuai pesanan alias tanpa mengurangi atau melebihkan spesifikasi (spek)-nya.

Pun, minta pihak-pihak terkait tidak main-main lantaran menyangkut hak para pelajar. ‘’Semua harus mengacu aturan. Jangan karena dikebut, tapi sembrono. Agar kegagalan sebelumnya tak terulang,’’ pintanya.

Menurut Maidi, pengadaan laptop perlu disiapkan jauh-jauh hari. Apalagi, belanja laptop tahun depan nyaris dua kali lipat dibandingkan 2021 lalu. Yakni, sekitar 9.452 unit dengan harga satuan sekitar Rp 5 juta.

Pemkot telah menyediakan anggaran total Rp 53,2 miliar. Sehingga, pengadaan kali ini harus gol. ‘’Kami optimistis pengadaan terealisasi. Artinya, bersih sesuai aturan yang berlaku,’’ ucapnya.

Selain itu, Maidi juga meminta dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) segera memroses pembangunan pondok lansia. Sebab, ada 188 jiwa lansia nonpotensial alias ngebrok yang butuh perhatian.

‘’Tahun depan pondok lansia harus bisa difungsikan. Bagaimana pun caranya. Anggaran sudah ada,’’ sebutnya.

Pemkot menggelontorkan duit Rp 15 miliar dari APBD 2023 untuk pembangunan pondok lansia. Perinciannya, Rp 2,5 miliar untuk pematangan lahan. Kemudian, Rp 9 miliar pembangunan gedung pondok.

Lalu, Rp 3,5 miliar untuk pembangunan masjid pondok lansia. ‘’Estimasi pekerjaan sekitar enam sampai tujuh bulan. Sehingga, awal tahun harus segera berjalan,’’ pintanya.

Maidi menilai, pembangunan pondok lansia ngebrok bukan semata menaruh perhatian pada kelompok tersebut. Hasil analisa, tidak sedikit keluarga lansia yang seharusnya produktif menjadi tidak produktif lantaran merawat keluarganya. Sehingga, problem tersebut harus segera diselesaikan.

‘’Coba bayangkan ada berapa usia produktif yang produktivitasnya menurun karena merawat keluarga yang lansia. Kami bangun pondok lansia agar mereka kembali produktif. Para lansia akan dirawat pemkot,’’ jelasnya. (ggi/sat) Editor : Hengky Ristanto
#proyek strategis #anggaran #pengadaan laptop #tender proyek #opd #proyek pembangunan #Pondok Lansia #Wali Kota Maidi #Pemkot Madiun