Menurt Uut, sapaan akrabnya, fokus proyek di kawasan tersebut meliputi pekerjaan fondasi serta lapak kuliner, aksesoris dan taman singgah. Rencananya, bakal dibangun 10 unit lapak kuliner. Ukurannya, sekitar 4,8x2,4 meter. Berbahan pelat baja riser dan rangka besi hollow. ‘’Insya Allah berjalan sesuai target,’’ ujarnya.
Dia menyebutkan, pembangunan lapak dimulai dari kawasan simpang lima Tugu Pendekar sisi selatan. Sebab, pekerjaan pedestrian di titik tersebut telah rampung. Mulai tahap pertama hingga ketiga. ‘’Insya Allah selesai November nanti,’’ imbuhnya.
Saat ini, lanjut dia, proyek senilai Rp 1 miliar itu masih dalam tahap review perencanaan. Pihaknya menarget proyek tersebut masuk lelang akhir Februari. Pun, bakal dikerjakan mulai pertengahan Mei. ‘’Estimasi atau jangka waktu pengerjaan sekitar lima bulan,’’ sebutnya.
Sementara Kabid Bina Marga DPUPR Kota Madiun Thariq Megah menambahkan, belum ada rencana lanjutan proyek pedestrian Jalan Rimba Darma tahap keempat tahun ini. Sebab, fokus pemkot memang penyempurnaan lapak kuliner. ‘’Masih menunggu petunjuk wali kota,’’ ungkapnya.
Jika direalisasikan, sebut Thariq, proyek pedestrian tahap keempat bakal menyasar sisi selatan jembatan hingga ke Jalan Larasati. Pun, jenis pekerjaan fisiknya diperkirakan sama. Yakni, normalisasi saluran air dan pemasangan box culvert. Dengan lebar lima meter dan kedalaman tiga meter. ‘’Mungkin akan ada pekerjaan lanjutan pada 2024,’’ jelasnya. (ggi/sat)
JADIKAN RIMBA DARMA SEMPURNA
- Pekerjaan fondasi, lapak kuliner, aksesoris dan taman singgah
- Bakal dibangun 10 unit lapak kuliner
- Per lapak berukuran sekitar 4,8x2,4 meter
- Material pelat baja riser dan rangka besi hollow
- Akhir Februari ditargetkan masuk lelang
- Pertengahan Mei pekerjaan siap dimulai
- November pekerjaan ditargetkan rampung