Sekitar 51 kios direvitalisasi 2022 silam. Selama proyek berjalan, para pedagang di lantai 2 dialihkan sementara di lantai 1. Revitalisasi rampung September dan pedagang diberi waktu dua hingga tiga bulan untuk memindahkan barang mereka. ‘’Sehingga, baru bisa men- display dagangannya Januari lalu,’’ ujarnya.
Sebelumnya, pedagang di lantai 2 menempati los dan mendapat jatah lapak berukuran 1,5x2 meter. Kini los dijadikan kios-kios berukuran 4x4 meter. Konsepnya mirip dengan Pasar Besar Madiun. ‘’Di bagian dalam terdapat 15 kios baru. Sedangkan bagian depan masih sama, 34 kios,’’ sebutnya.
Lantai 2 Pasar Sleko ini hanya dikhususkan untuk pedagang konveksi dan barang elektronik. Sedangkan pedagang ojokan dipindahkan di lantai 1. Pembagian kiosnya dilotre. ‘’Retribusi sewa kios memang meningkat sesuai kondisi saat ini. Sebab, los yang dulu dengan upgrade kios saat ini berbeda jauh,’’ ungkapnya.
Sementara itu, dari total 15 kios di dalam, tiga di antaranya kosong. Sedangkan dua pedagang mengembalikan kunci. Di bagian depan, dari 34 kios, 10 kios kosong dan 5 di antaranya mengembalikan kunci. ‘’Kosong itu memang kiosnya sudah mangkrak dan kami cabut hak sewanya beberapa tahun yang lalu,’’ pungkasnya. (mg4/sat) Editor : Hengky Ristanto