Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Rekayasa Lalin Diberlakukan Selama Arus Mudik Lebaran

Hengky Ristanto • Senin, 3 April 2023 | 19:07 WIB
ANTISIPASI: Jajaran kepolisian telah memetakan titik black spot dan menyusun rekayasa lalin arus mudik lebaran mendatang. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
ANTISIPASI: Jajaran kepolisian telah memetakan titik black spot dan menyusun rekayasa lalin arus mudik lebaran mendatang. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Puncak arus mudik Lebaran diprediksi masih dua pekan lagi. Meski begitu, jauh-jauh hari jajaran kepolisian telah mempersiapkan skenario lalu lintas pada momen tersebut. Bahkan, Ditlantas Polda Jawa Timur sudah turun gunung menggelar supervisi pemetaan titik accident black spot pekan lalu.

‘’Hasil supervisi pemetaan, ada satu titik blackspot di Jalan Raya Solo Kilometer 173-174,’’ kata Kasatlantas Polres Madiun Kota AKP Vista Dwi Pujiningsih, Minggu (2/4).

Menurut dia, di titik tersebut rawan dan sering terjadi kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dengan angka ekivalensi kecelakaan (AEK) lebih dari 30 kejadian sepanjang dua tahun terakhir. Pun, memiliki tingkat fatalitas atau kematian cukup tinggi.

Itu mengacu Keputusan Kakorlantas Polri Nomor 43/2016 tentang Pedoman Penentuan dan Pengkajian Black Spot. ‘’Kami imbau pengguna jalan ekstrahati-hati dalam berkendara saat arus mudik-balik Lebaran. Khususnya di titik-titik black spot,’’ pintanya.

Selain itu, lanjut Vista, pihaknya juga memetakan trouble spot di wilayah hukum Polres Madiun Kota. Pun, telah menyusun strategi antisipasi kemacetan arus lalu lintas (lalin) di titik ruas jalan rawan crowded.

Di antaranya, pintu masuk antara Nglames, Kabupaten Madiun-Kota Madiun, Jalan Basuki Rahmat-Jalan S. Parman hingga Jalan Thamrin-Jalan MT Haryono. ‘’Skema rekayasa lalin sudah kami susun. Berkaca rekayasa pada momen yang sama 2022 lalu, akan ada perubahan tahun ini,’’ ungkapnya.

Rencananya, ketika ruas Jalan Basuki Rahmat-Jalan S. Parman macat parah, arus kendaraan akan dipecah melewati jalur alternatif masuk Jalan Kasatrian, Kelurahan Tawangrejo, atau sebelum masuk simpang empat pintu masuk Kota Madiun. Kendaraan akan diarahkan hingga Buk Malang dan seterusnya.

Kemudian, jika terjadi penumpukan kendaraan di Jalan Thamrin, arus dialihkan sebagian ke Jalan Diponegoro, Jalan Slamet Riyadi, Jalan Kapten Tendean hingga tembus simpang empat Te’an.

‘’Kali ini kami tidak memberlakukan one way (satu arah) di Jalan Basuki Rahmat-Jalan S. Parman seperti tahun lalu. Ini menindaklanjuti sejumlah keluhan warga setempat,’’ jelasnya.

Dia menambahkan, sejumlah rekayasa lalin tersebut diberlakukan secara kondisional. Namun, diperkirakan berlaku pada 19 April bersamaan momen cuti bersama yang berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan.

Meski begitu, bukan tidak mungkin sebelum tanggal tersebut kendaraan sudah mulai padat. ‘’Satlantas akan intens mengawasi perkembangan arus lalu lintas. Kalau memang perlu dialihkan bisa dilakukan pengalihan. Prinsipnya kondisional,’’ pungkasnya. (ggi/sat) Editor : Hengky Ristanto
#rekayasa arus kota madiun #mudik kota madiun #black spot kota madiun #Kota Pendekar #jalur mudik madiun #lalin kota madiun #Polres Madiun Kota