Menurutnya, rendahnya inflasi tersebut berkat strategi pengendalian harga pangan. Mulai dari program warung tekan inflasi, operasi pasar murah hingga pemangkasan cost distribusi pasokan barang saat Ramadan dan Lebaran lalu.
‘’Waktu Ramadan dan Lebaran lalu harga barang naik semua. Sehingga, cost yang menjadi beban pasokan barang harus ditekan. Free semua,’’ ujar mantan Sekda Kota Madiun itu.
Di sisi lain, upayanya membebaskan retribusi bagi pedagang ojokan dan parkir pasar tradisional juga dinilai mempengaruhi inflasi. Dengan begitu, harga di pasaran dapat ditekan. Maidi memastikan, beberapa program tersebut akan dipertahankan. ‘’Strategi selanjutnya, bagaimana pemkot memiliki barang melimpah dan murah. Kerja sama antardaerah terkait pasokan barang harus dijaga,’’ tandasnya. (ggi/her) Editor : Hengky Ristanto