Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pemkot Beli Mobil Dinas Listrik, Maidi: Dipakai untuk Sambut Tamu

Hengky Ristanto • Kamis, 8 Juni 2023 | 16:00 WIB
UJI COBA: Mobil listrik Ioniq 5 menjadi kendaraan dinas operasional Wali Kota Maidi yang dipakai untuk menjamu para tamu dari luar daerah ketika berkunjung ke Kota Madiun kemarin (7/6). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
UJI COBA: Mobil listrik Ioniq 5 menjadi kendaraan dinas operasional Wali Kota Maidi yang dipakai untuk menjamu para tamu dari luar daerah ketika berkunjung ke Kota Madiun kemarin (7/6). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Wali Kota Maidi punya kendaraan dinas baru. Adalah Ioniq 5. Mobil besutan Hyundai itu dibeli sekitar Rp 859 juta secara inden sejak 2022. Meski demikian, mobil listrik bersistem motor ganda tersebut tidak digunakan sebagai operasional dinas sehari-hari. ‘’Dipakai untuk menyambut para tamu ketika berkunjung ke Kota Madiun,’’ kata Maidi di balai kota kemarin (7/6).

Sedangkan untuk operasional saban hari, Maidi hanya akan menggunakan Toyota Avanza bernopol AE 1 BP seperti biasanya. Dia punya alasan tersendiri terkait pilihannya tersebut. Terutama karena belum adanya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kota Madiun.

‘’Secepatnya kami akan membuat tempat charger untuk kendaraan listrik. Sehingga ketika wisatawan ke sini menggunakan kendaraan listrik itu tidak mengalami kesulitan untuk pengisian daya kendaraan listriknya,’’ terang Mantan Sekda Kota Madiun tersebut.

Pihaknya memastikan pengadaan mobil listrik ini bukan tanpa alasan. Tetapi lebih kepada menjalankan instruksi presiden (inpres) 7/2022 tentang penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai sebagai kendaraan dinas operasional perorangan, instansi pemerintah pusat dan daerah.

‘’Ada kewajiban dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan dinas. Ini tindak lanjutnya,’’ jelas Maidi.

Menurutnya, transisi kendaraan konvensional ke listrik diharapkan dapat menjadi solusi persoalan membengkaknya subsidi bahan bakar minyak (BBM). Selain itu sekaligus mendorong percepatan pencapaian emisi bersih serta hemat energi.

‘’Sehingga udara di Kota Madiun akan lebih bersih dan sehat. Biaya operasionalnya juga lebih hemat,’’ terangnya.

Selain mobil dinas untuk kepala daerah, kata Maidi, pemkot juga berencana menjadikan sepeda motor listrik sebagai kendaraan operasional para kepala organisasi perangkat daerah (OPD). ‘’Yang jelas, kendaraannya enak. Artinya, tidak ada suara, tenang,’’ ujarnya.

Seperti diketahui, Hyundai Ioniq 5 merupakan mobil listrik yang digunakan untuk kendaraan operasional saat perhetalan KTT G20 di Bali lalu.

Mobil ini memiliki menghasilkan tenaga hingga 313 PS dengan dengan akselerasi 0–100 km/jam hanya dalam 7,4–8,5 detik. Sedangkan untuk daya kapasitas baterai menggunakan 58 kWh. Pengisian penuh, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 450 km berdasarkan Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Procedure (WLTP). (ggi/her)

Sekilas Hyundai Ioniq 5
Editor : Hengky Ristanto
#mobil listrik #mobil dinas listrik #Wali Kota Madiun Maidi #hyundai ioniq #Pemkot Madiun