Tahun ini, misalnya, baru sekitar 200 unit yang tersentuh bantuan pemkab. Masing-masing mendapat alokasi Rp 20 juta. Keterbatasan anggaran daerah disebut hari menjadi hambatan utama mengentaskan RTLH di Kabupaten Madiun. ‘’Tiap tahun kami alokasikan bantuan untuk 200-250 RTLH. Itu sudah kami lakukan sejak 2018 lalu,’’ bebernya.
Hari menjelaskan, data RTLH diambil dari hasil musyawarah desa. Pun, nyaris seluruh pemiliknya tergolong warga tidak mampu. ‘’Kemudian, yang dianggap layak menerima bantuan diajukan ke pemkab,’’ ujarnya sembari menyebutkan bahwa RTLH di Kabupaten Madiun tersebar merata hampir di 15 kecamatan yang ada.
Dia menambahkan, dalam satu tahun APBD hanya mampu mengalokasikan anggaran Rp 4 miliar untuk perbaikan RLTH. Meski begitu, kata Hari, pihaknya tetap berkomitmen menjalankan program tersebut hingga kelak di Kabupaten Madiun zero RTLH. (mg3/isd) Editor : Hengky Ristanto