Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Bangunan Bersejarah Berdiri Megah di Kota Pendekar, Apa Saja?

Hengky Ristanto • Selasa, 20 Juni 2023 | 20:00 WIB
Photo
Photo
KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Di tengah pembangunan yang jor-joran, pemkot masih setia mempertahankan bangunan-bangunan tua peninggalan Hindia Belanda di Kota Madiun. Mayoritas di antaranya malah ditetapkan sebagai cagar budaya.

‘’Kita sungguh beruntung. Sebagai kota kecil, saat ini bangunan lawas di Madiun masih terus difungsikan,’’ ujarnya Ketua Histori Van Madiun, Septian Dwita Kharisma kemarin (19/6).

Beberapa bangunan lama peninggalan Hindia Belanda yang masih kokoh berdiri itu pun sudah direvitalisasi. Seperti balai kota, bakorwil, SMPN 1, SMPN 3, Masjid Kuno Kuncen, Masjid Kuno Taman, kompleks Gereja St Cornelius, rumah Kapitan, hingga rumah tahanan (rutan) militer yang pernah menjadi tempat pengasingan Sutan Sjahrir.

Namun demikian, kata Septian, ada bangunan bersejarah di Kota Madiun yang “dihilangkan”. Seperti gedung teater di Jalan Pahlawan. Saat ini, bangunan tersebut berganti dengan pusat perbelanjaan.

Pun, pihaknya mendorong pemkot untuk merevitalisasi bangunan bersejarah lainnya di Kota Madiun. ‘’Ada banyak bangunan bersejarah di Kota Madiun yang masih belum terawat. Tentu itu perlu direvitalisasi,’’ ujarnya.

Dengan dipertahankannya beberapa bangunan bersejarah itu, lanjut dia, ke depan dapat menjadi bahan pembelajaran bagi generasi muda Kota Madiun. ‘’Tidak masalah bangunan mengalami perubahaan. Asalkan ada informasi sejarah yang masih dipertahankan untuk edukasi,’’ terang Septian. (mg4/her)

Peninggalan Hindia Belanda di Kota Pendekar
Editor : Hengky Ristanto
#cagar budaya kota madiun #bangunan bersejarah kota madiun #hut kota madiun #Kota Pendekar #Pemkot Madiun