‘’Kita sungguh beruntung. Sebagai kota kecil, saat ini bangunan lawas di Madiun masih terus difungsikan,’’ ujarnya Ketua Histori Van Madiun, Septian Dwita Kharisma kemarin (19/6).
Beberapa bangunan lama peninggalan Hindia Belanda yang masih kokoh berdiri itu pun sudah direvitalisasi. Seperti balai kota, bakorwil, SMPN 1, SMPN 3, Masjid Kuno Kuncen, Masjid Kuno Taman, kompleks Gereja St Cornelius, rumah Kapitan, hingga rumah tahanan (rutan) militer yang pernah menjadi tempat pengasingan Sutan Sjahrir.
Namun demikian, kata Septian, ada bangunan bersejarah di Kota Madiun yang “dihilangkan”. Seperti gedung teater di Jalan Pahlawan. Saat ini, bangunan tersebut berganti dengan pusat perbelanjaan.
Pun, pihaknya mendorong pemkot untuk merevitalisasi bangunan bersejarah lainnya di Kota Madiun. ‘’Ada banyak bangunan bersejarah di Kota Madiun yang masih belum terawat. Tentu itu perlu direvitalisasi,’’ ujarnya.
Dengan dipertahankannya beberapa bangunan bersejarah itu, lanjut dia, ke depan dapat menjadi bahan pembelajaran bagi generasi muda Kota Madiun. ‘’Tidak masalah bangunan mengalami perubahaan. Asalkan ada informasi sejarah yang masih dipertahankan untuk edukasi,’’ terang Septian. (mg4/her)
Peninggalan Hindia Belanda di Kota Pendekar
- Kantor Karesidenan Madiun, berdiri sejak tahun 1830
- Tempat Hiburan Malam (Sociated Constantia), berdiri sejak tahun 1860. Saat ini menjadi Korem 081 Dhirotsaha Jaya
- SD Panggung berdiri sejak tahun 1870. Saat ini menjadi SDN 02 Pangongangan
- Penjara kecil di Jalan Ahmad Yani, berdiri sejak tahun 1878. Saat ini tidak berfungsi.
- Bioskop Apollo Arto Arjuno utara alun-alun Kota Madiun, berdiri sejak tahun 1900-an. Saat ini tidak berfungsi.
- Rumah Kapitan Cina Njoo Swie Lian, berdiri sejak tahun 1912. Saat ini menjadi Kopi Kakak.
- Sekolah Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO), berdiri sejak tahun 1914. Saat ini menjadi SMPN 1 Madiun.
- Sekolah Kartini Pribumi, berdiri sejak tahun 1915. Saat ini menjadi SMPN 3 Madiun.
- Chinesse School khusus masyarakat Tionghoa, berdiri sejak 1928. Saat ini menjadi SMPN 6 Madiun
- Balai Kota Madiun, berdiri sejak tahun 1930
- Sekolah Perhutani (Bosbow School), berdiri sejak tahun 1938. Saat ini asrama TNI-AD.
- Mall Chitose Jalan Pahlawan Kota Madiun, Berdiri sejak 1939. Saat ini menjadi Toko sepatu Bata.