KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Ratusan anak memenuhi halaman wingking (halking) rumah dinas Wali Kota Maidi kemarin (23/6). Mereka adalah peserta khitan masal yang diadakan Pemerintah Kota Madiun. Total, terdapat 218 anak yang akan disunat. Salah satunya adalah Oki. Bocah 7 tahun itu datang bersama orang tuanya.
Saat menunggu panggilan, wajahnya tampak semringah dan berbahagia. Namun, tidak lama setelah memasuki ruang data, tempat berlangsungnya proses khitan, raut wajahnya berubah menjadi ketakutan. Dia pun menangis saat petugas memulai proses khitan. Selain khitan masal, petugas menggelar pemeriksaan ibu hamil pada waktu yang bersamaan.
Wali Kota Maidi mengatakan, kegiatan itu merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Madiun ke-105. Adapun peserta khitanan masal ini berasal dari berbagai kalangan. ‘’Ada 218 anak yang mendaftar untuk dikhitan gratis. Tapi, dua anak lainnya mundur karena takut,’’ katanya.
Maidi menjelaskan, khitan masal kali ini menggunakan metode super ring. Metode khitan tersebut dianggap bagus dari sisi kesehatan. Karena proses pemulihannya juga cepat. ‘’Mereka yang dikhitan kami berikan bingkisan dan uang saku. Ya, sebagai pelipur lara saat disunat,’’ ujarnya. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani