KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pembangunan taman ruang aspirasi rakyat di depan kantor DPRD Kota Madiun dicicil. Tahun ini, pengerjaan alun-alun terbuka itu hanya mencakup panggung. ‘’Untuk pembangunan total hingga 100 persen sesuai konsep belum bisa tahun ini. Nanti dilanjutkan tahun depan,’’ kata Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Sulistya Pambudi kemarin (24/6).
Pejabat yang akrab disapa Uut itu mengatakan, pekerjaan baru sebatas pengurukan dan pembangunan jogging track. Pun, sejumlah lanskap pohon dan pernak pernik lainnya akan dilengkapi di kemudian hari. ‘’Selain sebagai wadah aspirasi, nanti bisa multifungsi sebagai tempat olahraga dan pertunjukan kesenian,’’ terangnya.
Selain itu, lanjut dia, bagian tengah ruang terbuka hijau (RTH) itu bakal dibangun tribun bertingkat. Adapun tribun tersebut difungsikan sebagai tempat duduk warga untuk menonton pertunjukkan. Sementara, di sisi utara dibangun panggung utama. ‘’Nanti ada semacam panggung beratap permanen di sebelah utara. Tapi, panggung baru bisa dibangun tahun depan,’’ ujar Uut.
Dia menjelaskan, pembangunan ruang aspirasi itu untuk menunjang tingkat keramaian warga di seputaran Bundaran Serayu. Selain itu, bertujuan untuk memecah keramaian di pusat kota. ‘’Sesuai arahan pak wali (Maidi, Red), pembangunan ini untuk melengkapi fasilitas kota kecil,’’ katanya. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani