Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

TPS Klegen–Banjarejo Digeser, DLH Alokasikan Rp 1,2 Miliar

Mizan Ahsani • Sabtu, 1 Juli 2023 | 03:00 WIB
BAU: Tempat pembuangan sampah (TPS) di Kelurahan Banjarejo akan digeser ke belakang pada tahun ini untuk menghapus kesan kumuh. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
BAU: Tempat pembuangan sampah (TPS) di Kelurahan Banjarejo akan digeser ke belakang pada tahun ini untuk menghapus kesan kumuh. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tempat pembuangan sampah (TPS) Nusa Penida dan Sedoro ditata. Bangunan TPS yang berada di Kelurahan Klegen serta Banjarejo itu bakal digeser ke dalam seperti halnya di Jalan Kapten Saputro. ‘’Hanya menggeser. Semula berada di tepi jalan, kami masukkan ke dalam,’’ kata Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun Aang Marhaendra Budiono kemarin (29/6).

Anggaran sekitar Rp 1,2 miliar dialokasikan. Perinciannya, Rp 640 juta untuk pembangunan TPS Nusa Penida dan Rp 636 juta untuk pengerjaan TPS Sedoro. Konsepnya, TPS di dua lokasi itu bakal dikelilingi tembok tinggi dan atap (rumah-rumahan). Sehingga tidak terkesan kumuh ketika dilihat dari jalan. ‘’Saat ini masih proses lelang. Diperkirakan tanda tangan kontrak atau pelaksanaannya baru bisa dimulai pertengahan Juli,’’ jelas Aang.

Sejauh ini ada 42 TPS di Kota Madiun. Lokasinya tersebar di 27 kelurahan. Bahkan, ada beberapa kelurahan yang memiliki 2–3 TPS. Jumlah itu dinilai Aang masih bisa menampung sementara sampah dari masyarakat sebelum dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo.

‘’Untuk penambahan TPS kemungkinan akan dilakukan bertahap,’’ ujar mantan kabid pertamanan, pemakaman, dan penerangan jalan umum disperkim tersebut.

Aang menyatakan, pengelolaan sampah di Kota Madiun telah dilakukan secara optimal. Bahkan, sebagian sampah di TPA Winongo telah dimanfaatkan menjadi gas metan untuk menunjang kebutuhan dapur umum. ‘’Ada sampah sekitar 120 ton yang dibuang ke TPA (per hari). Kalau tidak diolah, jelas akan semakin menumpuk. Sehingga perlu untuk diolah dan dimanfaatkan,’’ tandasnya. (ggi/her)

Editor : Mizan Ahsani
#DLH Kota Madiun #sampah #klegen #banjarejo