Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Peduli Lansia–Disabilitas, Kemensos Beri Program Atensi, Pemkot Bagikan BLTD

Mizan Ahsani • Minggu, 2 Juli 2023 | 20:00 WIB
PEDULI: Wali Kota Madiun Maidi menyerahkan bantuan secara simbolis dari program Atensi Kemensos kepada warganya yang masuk dalam kelompok lansia dan disabilitas. (DISKOMINFO UNTUK RADAR MADIUN)
PEDULI: Wali Kota Madiun Maidi menyerahkan bantuan secara simbolis dari program Atensi Kemensos kepada warganya yang masuk dalam kelompok lansia dan disabilitas. (DISKOMINFO UNTUK RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Bantuan sosial (bansos) program atensi dari Kementerian Sosial (Kemensos) digelontorkan kepada kelompok disabilitas dan lanjut usia (lansia) di Kota Madiun. Total ada sebanyak 214 orang penerima bansos yang disalurkan secara simbolis oleh Wali Kota Madiun Maidi pada Selasa (27/6) lalu.

Maidi mengatakan, bantuan atensi ini merupakan akronim dari asistensi rehabilitasi sosial yang digagas oleh Kemensos. Adapun nilai bantuan yang digelontorkan bagi lansia dan disabilitas di Kota Madiun sebesar Rp 150 juta untuk 214 penerima. Meliputi 200 penerima bantuan pemenuhan hidup layak, 10 penerima bantuan pengembangan kewirausahaan, dan empat penerima bantuan aksesibilitas. ‘’Alhamdulillah ini wujud kepedulian pemerintah kepada warga Kota Madiun. Apalagi, ada bantuan bagi mereka yang produktif berwira-usah,’’ katanya kemarin (1/7).

Dia menilai lansia maupun disabilitas di Kota Madiun cukup produktif. Kelompok disabilitas misalnya. Mereka mampu menjalankan usaha secara mandiri melalui program pemberdayaan. Salah satunya berupa produksi telur asin.

Kemampuan itu mereka peroleh setelah sebelumnya diberikan pelatihan oleh dinas sosial pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (dinsos PPPA). ‘’Selain pelatihan, pemkot membantu pemasaran produksi telur asin. Bahkan, saya mewajibkan hidangan di setiap acara berasal dari produk mereka,’’ ujar Maidi.

Maidi menyatakan bantuan tidak berhenti sampai di sini. Karena masih ada bantuan untuk triwulan ketiga dan keempat. Sambil menunggu bantuan tersebut direalisasikan, dinsos PPPA juga bakal melakukan pemutakhiran data. Sehingga, bantuan yang disalurkan dapat tepat sasaran. ‘’Harus tepat sasaran. Karena bantuan ini sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,’’ terangnya.

Selain itu, Pemkot Madiun juga menggulirkan bantuan langsung tunai daerah (BLTD) kepada 2.800 keluarga penerima manfaat (KPM). Masing-masing KPM menerima bantuan sebesar Rp 200 ribu per bulan.  Adapun BLTD tahun ini telah dicairkan untuk periode Januari–Maret. (ggi/her)

Seputar Bansos

Penerima Program Atensi

Nilai total bantuan: Rp 150 juta

Penerima BLTD: 2.800 KPM

Besaran bantuan: Rp 200 ribu per bulan

Editor : Mizan Ahsani
#lansia #Maidi #kota madiun #disabilitas #bansos #wali kota