KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Aktivitas ekonomi di Lapangan Gulun ternyata mampu menyedot animo masyarakat setiap harinya. Nah, tahun ini pemkot bakal menambah beberapa fasilitas di kawasan ruang terbuka hijau (RTH) itu.
Sekretaris Lurah Kejuron Lilik Wuri Apriati mengatakan, penataan kawasan Lapangan Gulun akan dilakukan oleh dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman (disperkim). Meliputi penambahan lapak UMKM, pembangunan taman dan jaring lapangan. ‘’Tentu ke depannya bisa membuat Lapangan Gulun makin ramai,’’ katanya kemarin (1/7).
Selama ini, kata dia, Lapangan Gulun menjadi salah satu pusat keramaian di Kota Madiun selain Pahlawan Street Center dan alun-alun. Selain dilengkapi tempat kuliner, juga didukung aktivitas pelaku UMKM. ‘’Banyak aktivitas warga yang tumplek blek di Lapangan Gulun,’’ ujarnya.
Lilik menyebut, omzet pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku UMKM di Lapangan Gulun rata-rata mencapai Rp 500 ribu per hari. ‘’Semoga dengan makin banyaknya wirausaha yang berjualan di sekitar Lapangan Gulun semakin menumbuhkan perputaran ekonomi di Kota Madiun,’’ harapnya. (tr2/her/prog)
Editor : Mizan Ahsani