Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Hore! 5.779 Siswa di Kota Madiun Terima Kain Seragam Sekolah Gratis

Mizan Ahsani • Selasa, 11 Juli 2023 | 14:00 WIB
TAK PERLU BELI: Para siswa baru SD-SMP di Kota Madiun menerima bantuan kain seragam sekolah berikut ongkos jahitnya dari pemkot kemarin (10/7). (WS HENDRO UNTUK RADAR MADIUN)
TAK PERLU BELI: Para siswa baru SD-SMP di Kota Madiun menerima bantuan kain seragam sekolah berikut ongkos jahitnya dari pemkot kemarin (10/7). (WS HENDRO UNTUK RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dimulai pekan depan. Menyambut kegiatan itu sebanyak 5.779 peserta didik baru SD–SMP diberikan kain seragam sekolah berikut ongkos jahitnya kemarin (10/7).

Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, pemberian kain seragam gratis itu merupakan bagian dari komitmennya ketika menjadi kepala daerah. Selain untuk meringankan biaya orang tua murid, diharapkan mampu meningkatkan motivasi siswa baru bersekolah. ‘’Artinya, dengan adanya seragam sekolah gratis dan baru, semangat anak-anak juga akan tinggi. Sebab, semuanya sudah kita cukupi,’’ katanya.

Kain seragam gratis itu diberikan kepada 2.629 siswa SD dan 3.150 pelajar SMP yang lolos penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2023/2024. ‘’Sama seperti laptop, seragam ini kami bagikan secara merata. Baik anak dengan keluarga miskin atau kaya juga menerimanya. Tidak hanya sekolah negeri saja, tapi swasta juga menerimanya,’’ terang Maidi.

Lebih lanjut, dia berharap orang tua dari siswa penerima kain seragam sekolah itu untuk menjahitkannya ke penjahit lokal. Sehingga ada perputaran ekonomi dari ongkos jahit sebesar Rp 265.400 untuk siswa SD dan Rp 306.200 bagi pelajar SMP yang diberikan oleh pemkot. ‘’Jadi, kenapa saya instruksikan jahitnya di kota? Ya, biar menumbuhkan ekonomi di kota. Kalau kami beli seragam jadi, bagaimana nasib penjahit (lokal) nanti,’’ ujar Maidi.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun Lismawati mengatakan, seandainya seragam itu belum selesai dijahit, para siswa bisa tetap mengikuti kegiatan MPLS. Mereka dapat mengenakan seragam TK/SD. ‘’Kalau dalam satu bulan lebih ternyata belum jadi itu tidak masalah. Mereka bisa mengenakan seragam lama dulu,’’ terangnya.

Pemkot mengalokasikan sekitar Rp 1,6 miliar untuk pengadaan kain seragam sekolah baru tahun ini. Terdiri dari seragam merah putih SD, biru putih SMP dan pramuka berikut atribut lengkapnya. ‘’Ongkos jahit diberikan hanya kepada siswa SD dan SMP negeri. Dengan begini, mudah-mudahan kualitas pembelajaran dan hasil belajar anak di Kota Madiun semakin meningkat,’’ harap Lismawati. (rdl/her)

Editor : Mizan Ahsani
#Maidi #smp #kota madiun #sd #Seragam sekolah gratis