KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Peringatan 1 Sura atau Muharam memiliki makna penting bagi Wali Kota Madiun Maidi. Momen tahun baru Islam itu diibaratkannya sebagai waktu yang pas untuk merenung sekaligus evaluasi diri selama setahun terakhir. ‘’Jadikan 1 Sura ini momentum untuk menyempurnakan diri. Jangan dicemari dengan hal-hal yang kurang baik,’’ katanya kemarin (18/7).
Maidi menyatakan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) harus senantiasa terjaga dan dijaga. Sejauh ini, dia menilai warga Kota Madiun cukup dewasa dan bijak dalam menanggapi suatu hal. Misalnya, masyarakat dan perguruan pencak silat berkenan menutup tugu yang disinyalir menjadi pemicu konflik.
Menurutnya, itu menjadi modal berharga dalam menjaga Kota Madiun dari segala gangguan kamtibmas. Termasuk menghindari segala kegiatan atau provokasi yang berpotensi memicu konflik. ‘’Pendekar Kota Madiun itu santun. Tunjukkan pada masyarakat luas bahwa kita pendekar yang baik dan mampu mengamankan Kota Madiun,’’ tutur Maidi.
Sementara itu, Kapolres Madiun Kota AKBP Agus Dwi Suryanto mengungkapkan dalam pelaksanaan pengamanan Suroan, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan beberapa polres lain yang berbatasan langsung dengan wilayah hukumnya. ‘’Kami berharap Madiun yang aman dan damai ini bisa terus terjaga,’’ harapnya. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani