KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kecelakaan Kereta Api (KA) Brantas dengan truk trailer di Semarang sempat berdampak pada perjalanan sejumlah sepur. Terutama KA yang lewat jalur perlintasan langsung (JPL) 6 kilometer Jerakah–Semarang Poncol mengalami keterlambatan di beberapa stasiun.
‘’Saat ini, jalur sudah kembali normal,’’ kata Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Supriyanto kemarin (19/7).
Sebelumnya, perjalanan sejumlah KA sempat terlambat karena harus menunggu proses evakuasi truk trailer dari rel hingga Selasa malam (18/7). Begitu juga dengan KA Brantas yang semula dijadwalkan tiba di Stasiun Blitar pukul 02.30 baru sampai di tujuan pada pukul 05.38.
Imbasnya, sejumlah KA lain juga mengalami keterlambatan lantaran menunggu antrean. Di antaranya, KA Brawijaya tujuan Malang terlambat 279 menit dan KA Majapahit tujuan Malang terlambat 150 menit.
‘’PT KAI memohon maaf kepada seluruh pelanggan KA atas keterlambatan perjalanan KA,’’ ujarnya.
Sebagai gantinya, kata Supriyanto, KAI memberikan kompensasi service recovery terhadap pelanggan atas keterlambatan kereta.
Di antaranya, berupa makanan-minuman ringan untuk penumpang yang terdampak keterlambatan perjalanan KA. ‘’Seluruh jajaran KAI terus berupaya semaksimal mungkin menormalkan kembali seluruh jadwal perjalanan kereta api. KAI akan berkomitmen dalam mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan KA,’’ ujarnya. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani