SMPN 3 Kota Madiun meluncurkan sistem manajemen sekolah berbasis digital berupa Spenga E-Smart. Aplikasi itu sekaligus melengkapi kelas bilingual yang juga diresmikian bertepatan dengan Hari Jadi SMPN 3 Kota Madiun ke-73.
---------
PERKEMBANGAN yang terjadi di dunia pendidikan menuntut SMPN 3 Kota Madiun untuk terus berinovasi. Kemarin (1/8), sekolah yang beralamat di Jalan RA Kartini nomor 6 itu mencetuskan Spenga E-Smart dan meresmikan kelas bilingual. Dua inovasi untuk menunjang kegiatan belajar mengajar (KBM) tersebut di-launching oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun Lismawati.
Dia berharap program kelas bilingual yang dijalankan SMPN 3 Kota Madiun itu ke depannya bisa berkembang hingga enam bahasa. Pun, Lismawati menilai pengoperasian aplikasi Spenga E-Smart tersebut bisa menjadi role model bagi sekolah lain untuk meningkatkan kualitas pendidikan. ‘’Semoga dengan ini, SMPN 3 Kota Madiun bisa semakin menunjukkan kualitas serta menjadi sekolah yang terbaik,’’ harapnya.
Program kelas bilingual serta Spenga E-Smart diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi SMPN 3 Kota Madiun ke-73. Selain launching, acara itu juga dimeriahkan dengan lomba tumpeng wali murid, karnaval siswa, dan pentas seni.
‘’Adanya kelas bilingual dan Spenga E-Smart ini diharapkan menjadi kado istimewa bagi wali murid, siswa, bahkan untuk Kota Madiun tercinta,’’ kata Kepala SMPN 3 Kota Madiun Choirul Muttaqin, kepada Jawa Pos Radar Madiun.
Choirul menyakini bahwa kelas bilingual bakal menjadi program andalan sekolahnya. Sebab, keberadaan kelas tersebut diprogramkan untuk mencetak siswa berwawasan unggul dan lancar berbahasa Inggris. Adapun implementasi program ini sudah berjalan sejak Maret lalu.
Diawali dengan pembiasaan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris setiap pagi. Lalu, English Day (Full Sehari Bahasa Inggris), English Corner, kantin berbahasa Inggris, dan English Camp. Kemudian, pada akhir tahun nanti akan dilaksanakan pentas karya berbahasa Inggris. ‘’Gambaran kami di empat tahun ke depan, semua siswa dan guru sudah familiar berbahasa Inggris,’’ ungkapnya.
Sementara itu, Spenga E-Smart adalah bentuk nyata SMPN 3 Kota Madiun dalam mewujudkan smart school sekaligus mendukung program smart city pemkot. Terlebih, Spenga E-Smart merupakan sebuah aplikasi berbasis android. Tujuannya, untuk membantu manajemen sekolah.
Adapun aplikasi ini berfungsi untuk mempermudah para orang tua memantau anaknya. Mekanismenya, ketika siswa melakukan absensi melalui Spenga E-Smart akan langsung terhubung dengan ponsel wali murid. Pun, SMPN 3 Kota Madiun berwacana akan mengembangkan aplikasi tersebut di kemudian hari dengan menghadirkan layanan bimbingan konseling.
Di samping itu, Spenga E-Smart juga bakal dilengkapi dengan database siswa. Mulai dari nilai, indikator perilaku dan catatan prestasi maupun sanksi anak. ‘’Spenga E-Smart ini hanya bisa digunakan maksimal 20 meter dari titik sekolah. Jadi, lebih optimal penggunaannya,’’ jelas Choirul. (tr2/ti8/her/*)
Editor : Mizan Ahsani